---
title: "Aplikasi staticfiles"
version: 5.0
locale: id
source: https://docs.djangoproject.com/id/5.0/ref/contrib/staticfiles/
canonical: https://djangodocs.dev/id/5.0/ref/contrib/staticfiles/
---
# Aplikasi `staticfiles`

`django.contrib.staticfiles` menyimpan berkas-berkas tetap dari setiap dari aplikasi anda (dan setiap tempat lain anda tentukan) kedalam tempat tunggal yang dapat dengan mudah dilayani di produksi.

> **See also**
>
> Untuk sebuah perkenalaln pada aplikasi berkas-berkas tetap dan beberapa penggunaan contoh, lihat [Bagaimana mengelola berkas statik (misalnya gambar, JavaScript, CSS)](/id/5.0/howto/static-files/). Untuk panduan dalam menyebarkan berkas-berkas tetap, lihat [Bagaimana menyebarkan berkas tetap](/id/5.0/howto/static-files/deployment/).

## Pengaturan

Lihat [staticfiles settings](/id/5.0/ref/settings/#settings-staticfiles) untuk rincian pada pengaturan berikut:

- [`STORAGES`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STORAGES)
- [`STATIC_ROOT`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_ROOT)
- [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL)
- [`STATICFILES_DIRS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATICFILES_DIRS)
- [`STATICFILES_STORAGE`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATICFILES_STORAGE)
- [`STATICFILES_FINDERS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATICFILES_FINDERS)

## Pengelolaan perintah

`django.contrib.staticfiles` membuka tiga perintah pengelolaan.

### `collectstatic`

#### `django-admin collectstatic`

Kumpulkan berkas-berkas tetap kedalam [`STATIC_ROOT`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_ROOT).

Gandakan nama-nama berkas secara awalan diselesaikan dalam cara mirip untuk bagaimana ketetapan cetakan bekerja: berkas yaitu pertama ditemukan dalam satu dari tempat yang ditentukan akan digunakan. Jika anda sedang bingung, perintah [`findstatic`](#django-admin-findstatic) dapat membantu anda dimana berkas-berkas ditemukan.

Pada jalanan `collectstatic` selanjutnya (jika `STATIC_ROOT` tidak kosong), berkas disalain hanya jike mereka telah merubah timestamp lebih besar dari timestamp dari berkas dalam `STATIC_ROOT`. Oleh karena itu jika anda memindahkan sebuah aplikasi dari [`INSTALLED_APPS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS), itu adalah ide bagus menggunakan pilihan [`collectstatic --clear`](#cmdoption-collectstatic-clear) untuk memindahkan berkas tetap yang lama.

Berkas-berkas dicari dengan menggunakan [`enabled finders`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATICFILES_FINDERS). Awalan adalah mencari dalam semua tempat ditentukan dalam [`STATICFILES_DIRS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATICFILES_DIRS) dan dalam direktori `'static'` dari aplikasi ditentukan oleh pengaturan [`INSTALLED_APPS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS).

The [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic) management command calls the
[`post_process()`](#django.contrib.staticfiles.storage.StaticFilesStorage.post_process)
method of the `staticfiles` storage backend from [`STORAGES`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STORAGES) after
each run and passes a list of paths that have been found by the management
command. It also receives all command line options of [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic).
This is used by the
[`ManifestStaticFilesStorage`](#django.contrib.staticfiles.storage.ManifestStaticFilesStorage) by
default.

Secara awalan, berkas-berkas terkumpul menerima perizinan dari [`FILE_UPLOAD_PERMISSIONS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-FILE_UPLOAD_PERMISSIONS) dan direktori terkumpul menerima perizinan dari [`FILE_UPLOAD_DIRECTORY_PERMISSIONS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-FILE_UPLOAD_DIRECTORY_PERMISSIONS). Jika anda ingin perizinan berbeda untuk berkas dan direktori ini, anda dapat mensubkelaskan salah satu dari [static files storage classes](#staticfiles-storages) dan menentukan `file_permissions_mode` dan/atau parameter `directory_permissions_mode`, masing-masing. Sebagai contoh:

```
from django.contrib.staticfiles import storage

class MyStaticFilesStorage(storage.StaticFilesStorage):
    def __init__(self, *args, **kwargs):
        kwargs["file_permissions_mode"] = 0o640
        kwargs["directory_permissions_mode"] = 0o760
        super().__init__(*args, **kwargs)
```

Then set the `staticfiles` storage backend in [`STORAGES`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STORAGES) setting to
`'path.to.MyStaticFilesStorage'`.

Beberapa pilihan umum digunakan adalah:

#### `--noinput, --no-input`

JANGAN mengarahkan pengguna untuk masukan apapun.

#### `--ignore PATTERN, -i PATTERN`

Mengabaikan berkas-berkas, direktori, atau jalur cocok pola gaya-global ini. Gunakan beberapa kali untuk mengabaikan lebih. Ketika menentukan sebuah jalur, selalu gunakan garis miring ke depan, bahkan pada Windows.

#### `--dry-run, -n`

Lakukan apapun kecuali merubah sistem berkas.

#### `--clear, -c`

Bersihkan berkas-berkas yang ada sebelum mencoba menyalin atau menaut berkas asli.

#### `--link, -l`

Buat sebuah tautan simbolus pada setiap berkas daripada menyalin.

#### `--no-post-process`

Don't call the
[`post_process()`](#django.contrib.staticfiles.storage.StaticFilesStorage.post_process)
method of the configured `staticfiles` storage backend from
[`STORAGES`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STORAGES).

#### `--no-default-ignore`

Jangan abaikan pola-gaya-blobal pribadi umum `'CVS'`, `'.*'` dan `'*~'`.

Untuk daftar penuh dari pilihan, mengacu pada bantuan perintah sendiri dengan menjalankan:

```console
$ python manage.py collectstatic --help
```

*Windows*

```doscon
...\> py manage.py collectstatic --help
```

#### Menyesuaikan daftar pola diabaikan

The default ignored pattern list, `['CVS', '.*', '*~']`, can be customized in
a more persistent way than providing the `--ignore` command option at each
`collectstatic` invocation. Provide a custom [`AppConfig`](/id/5.0/ref/applications/#django.apps.AppConfig)
class, override the `ignore_patterns` attribute of this class and replace
`'django.contrib.staticfiles'` with that class path in your
[`INSTALLED_APPS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS) setting:

```
from django.contrib.staticfiles.apps import StaticFilesConfig

class MyStaticFilesConfig(StaticFilesConfig):
    ignore_patterns = [...]  # your custom ignore list
```

### `findstatic`

#### `django-admin findstatic staticfile [staticfile ...]`

Mencari untuk satu atau lebih jalur relatif dengan diadakan penemu.

Sebagai contoh:

```console
$ python manage.py findstatic css/base.css admin/js/core.js
Found 'css/base.css' here:
  /home/special.polls.com/core/static/css/base.css
  /home/polls.com/core/static/css/base.css
Found 'admin/js/core.js' here:
  /home/polls.com/src/django/contrib/admin/media/js/core.js
```

*Windows*

```doscon
...\> py manage.py findstatic css\base.css admin\js\core.js
Found 'css/base.css' here:
  /home/special.polls.com/core/static/css/base.css
  /home/polls.com/core/static/css/base.css
Found 'admin/js/core.js' here:
  /home/polls.com/src/django/contrib/admin/media/js/core.js
```

#### `findstatic --first`

Secara awalan, semua tempat cocok ditemukan. Kembalian satu-satunya pertama yang cocok untuk setiap jalur relatif, gunakan pilihan `--first`:

```console
$ python manage.py findstatic css/base.css --first
Found 'css/base.css' here:
  /home/special.polls.com/core/static/css/base.css
```

*Windows*

```doscon
...\> py manage.py findstatic css\base.css --first
Found 'css/base.css' here:
  /home/special.polls.com/core/static/css/base.css
```

Ini adalah pertolongan mencari kesalahan; itu akan menunjukkan anda tepatnya berkas tetap mana akan dikumpulkan untuk jalur yang diberikan.

Dengan mensetel bendera `--verbosity` menjadi 0, anda dapat menekan keluaran tambahan dan hanya mendapatkan jalur nama:

```console
$ python manage.py findstatic css/base.css --verbosity 0
/home/special.polls.com/core/static/css/base.css
/home/polls.com/core/static/css/base.css
```

*Windows*

```doscon
...\> py manage.py findstatic css\base.css --verbosity 0
/home/special.polls.com/core/static/css/base.css
/home/polls.com/core/static/css/base.css
```

Disisi lain, dengan mengatur bendera `--verbosity` menjadi 2, anda dapat mendapatkan semua direktori yang dicari:

```console
$ python manage.py findstatic css/base.css --verbosity 2
Found 'css/base.css' here:
  /home/special.polls.com/core/static/css/base.css
  /home/polls.com/core/static/css/base.css
Looking in the following locations:
  /home/special.polls.com/core/static
  /home/polls.com/core/static
  /some/other/path/static
```

*Windows*

```doscon
...\> py manage.py findstatic css\base.css --verbosity 2
Found 'css/base.css' here:
  /home/special.polls.com/core/static/css/base.css
  /home/polls.com/core/static/css/base.css
Looking in the following locations:
  /home/special.polls.com/core/static
  /home/polls.com/core/static
  /some/other/path/static
```

### `runserver`

#### `django-admin runserver [addrport]`

Timpa perintah inti [`runserver`](/id/5.0/ref/django-admin/#django-admin-runserver) jika aplikasi `staticfiles` [`installed`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS) dan tambah penyajian otomatis dari berkas-berkas statis. Penyajian berkas tidak berjalan melalui [`MIDDLEWARE`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-MIDDLEWARE).

Perintah menambah pilihan-pilihan ini:

#### `--nostatic`

Gunakan pilihan `--nostatic` untuk meniadakan penyajian berkas-berkas statis dengan aplikasi [staticfiles](/id/5.0/ref/contrib/staticfiles/) seluruhnya. Pilihan ini hanya tersedia jika aplikasi [staticfiles](/id/5.0/ref/contrib/staticfiles/) dalam pengaturan [`INSTALLED_APPS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS) proyek anda.

Contoh penggunaan:

```console
$ django-admin runserver --nostatic
```

*Windows*

```doscon
...\> django-admin runserver --nostatic
```

#### `--insecure`

Gunakan pilihan `--insecure` untuk memaksa melayani berkas-berkas statis dengan aplikasi [staticfiles](/id/5.0/ref/contrib/staticfiles/) bahkan jika pengaturan [`DEBUG`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-DEBUG) adalah `False`. Dengan menggunakan ini anda mengetahui kenyataan bahwa itu adalah **terlalu tidak efesien** dan mungkin **tidak nyaman**. Ini hanya bertujuan untuk pengembangan lokal, harus **jangan pernah digunakan dalam produksi** dan hanya tersedia jika aplikasi [staticfiles](/id/5.0/ref/contrib/staticfiles/) berada dalam pengaturan [`INSTALLED_APPS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS) proyek anda.

`--insecure` tidak dapat bekerja dengan [`ManifestStaticFilesStorage`](#django.contrib.staticfiles.storage.ManifestStaticFilesStorage).

Contoh penggunaan:

```console
$ django-admin runserver --insecure
```

*Windows*

```doscon
...\> django-admin runserver --insecure
```

## Penyimpanan

### `StaticFilesStorage`

#### `class storage.StaticFilesStorage`

Sebuah subkelas dari backend penyimpanan [`FileSystemStorage`](/id/5.0/ref/files/storage/#django.core.files.storage.FileSystemStorage) yang menggunakan pengaturan [`STATIC_ROOT`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_ROOT) sebagai berkas dasar tempat sistem dan pengaturan [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL) masing-masing sebagai dasar URL.

#### `storage.StaticFilesStorage.post_process(paths, **options)`

Jika metode ini ditentukan pada penyimpanan, itu dipanggil oleh perintah pengelolaan [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic) setelah tiap larian dan meloloskan penyimpanan lokal dan jalur dari berkas-berkas ditemukan sebagai sebuah dictionary, sama halnya pilihan baris perintah. Itu menghasilkan tuple-tuple dari tiga nilai: `original_path, processed_path, processed`. Nilai jalur adalah string dan `processed` adalah boolean mengunjukkan apakah atau tidak nilai setelah-diolah, atau sebuah pengecualian jika setelah-diolah gagal.

[`ManifestStaticFilesStorage`](#django.contrib.staticfiles.storage.ManifestStaticFilesStorage) menggunakan dibelakang layar ini untuk mengganti jalur dengan pasangan campuran mereka dan memperbaharui cache secara tepat.

### `ManifestStaticFilesStorage`

#### `class storage.ManifestStaticFilesStorage`

Sebuah subkelas dari backend penyimpanan [`StaticFilesStorage`](#django.contrib.staticfiles.storage.StaticFilesStorage) yang menyimpan nama berkas itu tangani dengan menambahkan campuran MD5 dari isi berkas ke nama berkas. Sebagai contoh, berkas `css/styles.css` akan juga disimpan sebagai `css/styles.55e7cbb9ba48.css`.

Tujuan dari penyimpanan ini adalah tetap melayani berkas-berkas bilamana beberapa halaman masih mengacu ke berkas-berkas tersebut, misalnya karena mereka di cache oleh anda atau peladen proxy pihak ke 3. Sebagai tambahan, itu sangat membantu jika anda ingin memberlakukan [far future Expires headers](https://developer.yahoo.com/performance/rules.html#expires) pada berkas pengembangan untuk mempercepat waktu muat untuk kunjungan halaman selanjutnya.

The storage backend automatically replaces the paths found in the saved
files matching other saved files with the path of the cached copy (using
the [`post_process()`](#django.contrib.staticfiles.storage.StaticFilesStorage.post_process)
method). The regular expressions used to find those paths
(`django.contrib.staticfiles.storage.HashedFilesMixin.patterns`) cover:

- The [@import](https://www.w3.org/TR/CSS2/cascade.html#at-import) rule and [url()](https://www.w3.org/TR/CSS2/syndata.html#uri) statement of [Cascading Style Sheets](https://www.w3.org/Style/CSS/).
- [Source map](https://firefox-source-docs.mozilla.org/devtools-user/debugger/how_to/use_a_source_map/) comments in CSS and JavaScript files.

Subclass `ManifestStaticFilesStorage` and set the
`support_js_module_import_aggregation` attribute to `True`, if you want to
use the experimental regular expressions to cover:

- The [modules import](https://developer.mozilla.org/en-US/docs/Web/JavaScript/Guide/Modules#importing_features_into_your_script) in JavaScript.
- The [modules aggregation](https://developer.mozilla.org/en-US/docs/Web/JavaScript/Guide/Modules#aggregating_modules) in JavaScript.

For example, the `'css/styles.css'` file with this content:

```css
@import url("../admin/css/base.css");
```

...would be replaced by calling the
[`url()`](/id/5.0/ref/files/storage/#django.core.files.storage.Storage.url) method of the
`ManifestStaticFilesStorage` storage backend, ultimately saving a
`'css/styles.55e7cbb9ba48.css'` file with the following content:

```css
@import url("../admin/css/base.27e20196a850.css");
```

> **Usage of the integrity HTML attribute with local files**
>
> When using the optional `integrity` attribute within tags like
> `<script>` or `<link>`, its value should be calculated based on the
> files as they are served, not as stored in the filesystem. This is
> particularly important because depending on how static files are collected,
> their checksum may have changed (for example when using
> [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic)). At the moment, there is no out-of-the-box
> tooling available for this.

You can change the location of the manifest file by using a custom
`ManifestStaticFilesStorage` subclass that sets the `manifest_storage`
argument. For example:

```
from django.conf import settings
from django.contrib.staticfiles.storage import (
    ManifestStaticFilesStorage,
    StaticFilesStorage,
)

class MyManifestStaticFilesStorage(ManifestStaticFilesStorage):
    def __init__(self, *args, **kwargs):
        manifest_storage = StaticFilesStorage(location=settings.BASE_DIR)
        super().__init__(*args, manifest_storage=manifest_storage, **kwargs)
```

> **References in comments**
>
> `ManifestStaticFilesStorage` doesn't ignore paths in statements that are
> commented out. This [may crash on the nonexistent paths](https://code.djangoproject.com/ticket/21080).
> You should check and eventually strip comments.

> **Changed in Django 4.2**
>
> Experimental optional support for finding paths to JavaScript modules in
> `import` and `export` statements was added.

#### `storage.ManifestStaticFilesStorage.manifest_hash`

> **New in Django 4.2**

This attribute provides a single hash that changes whenever a file in the
manifest changes. This can be useful to communicate to SPAs that the assets on
the server have changed (due to a new deployment).

#### `storage.ManifestStaticFilesStorage.max_post_process_passes`

Sejak berkas-berkas tetap mungkin mengacu berkas-berkas tetap lainnya yang butuh jalur mereka diganti, banyak pelewatan dari mengganti jalur mungkin dibutuhkan sampai campuran berkas bertemu di satu tempat. Untuk mencegah dari putaran tak terbatas pada campuran tidak bertemu di satu tempat (sebagai contoh, jika `'foo.css'` mengacu `'bar.css'` yang mengacu `'foo.css'`) ada angka maksimal dari pelewatan sebelum setelah-pengolahan diabaikan. Dalam kasus dengan sejumlah besar acuan, ankga tertinggi dari pelewatan mungkin dibutuhkan. Meningkatkan angka maksimal dari pelewatan dengan mensubkelaskan `ManifestStaticFilesStorage` dan mengatur atribut\`\`max\_post\_process\_passes\`\`. Itu awalan pada 5.

Untuk mengadakan `ManifestStaticFilesStorage` anda harus memastikan persyaratan berikut terpenuhi:

- the `staticfiles` storage backend in [`STORAGES`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STORAGES) setting is set to
  `'django.contrib.staticfiles.storage.ManifestStaticFilesStorage'`
- Pengaturan [`DEBUG`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-DEBUG) disetel ke `False`
- Anda telah mengumpulkan semua berkas tetap dengan menggunakan perintah pengelolaan [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic)

Sejak membuat campuran MD5 hash bisa menjadi beban kinerja ke situs jaringan anda selama waktu berjalan, `staticfiles` akan otomatis menyimpan pemetaan dengan nama dicampur untuk semua berkas-berkas terolah dalam sebuah panggilan berkas `staticfiles.json`. Ini terjadi sekali ketika anda menjalankan perintah pengelolaan [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic).

#### `storage.ManifestStaticFilesStorage.manifest_strict`

Jika sebuah berkas tidak ditemukan dalam wujud `staticfiles.json` pada waktu berjalan, sebuah `ValueError` dimunculkan. Perilaku ini dapat ditiadakan dengan mensubkelaskan `ManifestStaticFilesStorage` dan mengatur atribut `manifest_strict` menjadi `False` -- jalur tidak ada akan tetap tidak berubah.

Due to the requirement of running [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic), this storage
typically shouldn't be used when running tests as `collectstatic` isn't run
as part of the normal test setup. During testing, ensure that `staticfiles`
storage backend in the [`STORAGES`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STORAGES) setting is set to something else
like `'django.contrib.staticfiles.storage.StaticFilesStorage'` (the default).

#### `storage.ManifestStaticFilesStorage.file_hash(name, content=None)`

Metode yang digunakan ketika membuat nama dicampur dari berkas. Butuh mengembalikan sebuah campuran untuk nama berkas dan isi yang diberikan. Secara awalan itu menghitung campuran MD5 dari potongan isi seperti disebutkan diatas. Merasa bebas untuk menimpa metode ini untuk digunakan algotirma campuran anda sendiri.

### `ManifestFilesMixin`

#### `class storage.ManifestFilesMixin`

Gunakan mixin ini dengan penyimpanan penyesuaian untuk menambahkan campuran MD5 dari isi berkas ke nama berkas seperti [`ManifestStaticFilesStorage`](#django.contrib.staticfiles.storage.ManifestStaticFilesStorage) lakukan.

## penemu Modul

Penemu `staticfiles` mempunyai sebuah atribut `searched_locations` dimana daftar dari jalur direktori dimana penemu mencari. Contoh penggunaan:

```
from django.contrib.staticfiles import finders

result = finders.find("css/base.css")
searched_locations = finders.searched_locations
```

## Pembantu Lain

Ada sedikit pembantu lain diluar dari aplikasi [`staticfiles`](#module-django.contrib.staticfiles) untuk bekerja dengan berkas-berkas tetap:

- Pengolah konteks yang menambahkan [`django.template.context_processors.static()`](/id/5.0/ref/templates/api/#django.template.context_processors.static) [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL) pada setiap cetakan konteks dibangun dengan konteks  [`RequestContext`](/id/5.0/ref/templates/api/#django.template.RequestContext).
- The builtin template tag [`static`](/id/5.0/ref/templates/builtins/#std-templatetag-static) which takes a path and urljoins it
  with the static prefix [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL). If
  `django.contrib.staticfiles` is installed, the tag uses the `url()`
  method of the `staticfiles` storage backend from [`STORAGES`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STORAGES)
  instead.
- Etiket cetakan siap pakai [`get_static_prefix`](/id/5.0/ref/templates/builtins/#std-templatetag-get_static_prefix) yang mengumpulkan variabel cetakan dengan awalan tetap [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL) untuk digunakan sebagai sebuah variabel atau langsung.
- Etiket cetakan mirip [`get_media_prefix`](/id/5.0/ref/templates/builtins/#std-templatetag-get_media_prefix) yang bekerja seperti [`get_static_prefix`](/id/5.0/ref/templates/builtins/#std-templatetag-get_static_prefix) tetapi menggunakan [`MEDIA_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-MEDIA_URL).
- The `staticfiles` key in [`django.core.files.storage.storages`](/id/5.0/ref/files/storage/#django.core.files.storage.storages)
  contains a ready-to-use instance of the staticfiles storage backend.

### Tampilan pengembahan berkas tetap

Alat-alat berkas statis kebanyakan dirancang untuk membantu dengan mendapatkan berkas-berkas statis berhasil disebarkan kedalam produksi. Ini biasanya berarti memisahkan, peladen berkas statis berdedikasi, yaitu banyak overhead dikacaukan ketika mengembangkan secara lokal. Dengan demikian, aplikasi `staticfiles` dikirim dengan sebuah **tampilan pembantu cepat dan jorok** yang anda dapat gunakan untuk melayani berkas-berkas secara lokal dalam pengembangan.

#### `views.serve(request, path)`

Ini menampilkan fungsi melayani berkas-berkas tetap dalam pengembangan.

> **Warning**
>
> Tampilan ini hanya bekerja jika [`DEBUG`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-DEBUG) adalah `True`.
>
> Itu karena tampilan ini **terlalu tidak efesien** dan mungkin **tidak aman**. Ini hanya bertujuan untuk pengembangan lokal, dan harus **jangan pernah digunakan dalam produksi**.

> **Note**
>
> To guess the served files' content types, this view relies on the
> [`mimetypes`](https://docs.python.org/3/library/mimetypes.html#module-mimetypes) module from the Python standard library, which itself
> relies on the underlying platform's map files. If you find that this view
> doesn't return proper content types for certain files, it is most likely
> that the platform's map files are incorrect or need to be updated. This can
> be achieved, for example, by installing or updating the `mailcap` package
> on a Red Hat distribution, `mime-support` on a Debian distribution, or by
> editing the keys under `HKEY_CLASSES_ROOT` in the Windows registry.

Tampilan ini otomatis diadakan oleh [`runserver`](/id/5.0/ref/django-admin/#django-admin-runserver) (dengan pengaturan [`DEBUG`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-DEBUG) disetel menjadi `True`). Untuk menggunakan tampilan dengan peladen pengembangan lokal bereda, tambah potongan berikut ke akhir dari konfigurasi URL utama anda:

```
from django.conf import settings
from django.contrib.staticfiles import views
from django.urls import re_path

if settings.DEBUG:
    urlpatterns += [
        re_path(r"^static/(?P<path>.*)$", views.serve),
    ]
```

catat, awal dari pola (`r'^static/'`) seharusnya pengaturan [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL) anda.

Sejak ini adalah sedikit rewel, ada juga fungsi pembantu yang akan melakukan ini untuk anda:

#### `urls.staticfiles_urlpatterns()`

Ini akan mengembalikan pola URL sebenarnya untuk melayani berkas-berkas tetap ke daftar pola anda sudah tetapkan. Gunakan itu seperti ini:

```
from django.contrib.staticfiles.urls import staticfiles_urlpatterns

# ... the rest of your URLconf here ...

urlpatterns += staticfiles_urlpatterns()
```

Ini akan memeriksa pengaturan [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL) anda dan mengikat tampilan untuk melayani berkas-berkas tetap sesuai. jangan lupa mensetel pengaturan [`STATICFILES_DIRS`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATICFILES_DIRS) dengan tepat untuk membuat `django.contrib.staticfiles` tahu dimana mencari untuk berkas-berkas tambahan ke berkas-berkas dalam direktori aplikasi.

> **Warning**
>
> Fungsi pembantu ini hanya akan bekerja jika [`DEBUG`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-DEBUG) adalah `True` dan pengaturan [`STATIC_URL`](/id/5.0/ref/settings/#std-setting-STATIC_URL) anda tidak juga kosong maupun URL penuh seperti `http://static.example.com/`.
>
> Itu karena tampilan ini **terlalu tidak efesien** dan mungkin **tidak aman**. Ini hanya bertujuan untuk pengembangan lokal, dan harus **jangan pernah digunakan dalam produksi**.

### Kasus percobaan khusus untuk mendukung 'live testing'

#### `class testing.StaticLiveServerTestCase`

Subkelas TestCase unittest ini memperpanjang [`django.test.LiveServerTestCase`](/id/5.0/topics/testing/tools/#django.test.LiveServerTestCase).

Sama seperti orang tuanya, anda dapat menggunakan itu menulis percobaan yang melibatkan kode dibawah percobaan dan menkonsumsi itu dengan alat-alat percobaan melalui HTTP (misalnya Selenium, PhantomJS, dll.), karena dimana itu dibutuhkan bahwa aset-aset statis juga diterbitkan.

Tetapi diberikan kenyataan bahwa itu menggunakan dari tampilan [`django.contrib.staticfiles.views.serve()`](#django.contrib.staticfiles.views.serve) digambarkan diatas, itu dapat secara transparan melapisi pada waktu-penjalanan aset-aset disediakan oleh penemu `staticfiles`. Ini berarti anda tidak perlu menjalankan [`collectstatic`](#django-admin-collectstatic) sebelum atau sebagai bagian dari pengaturan percobaan anda.
