---
title: "Gudang sumber kode Django"
version: 4.1
locale: id
source: https://docs.djangoproject.com/id/4.1/internals/git/
canonical: https://djangodocs.dev/id/4.1/internals/git/
---
# Gudang sumber kode Django

Ketika menyebarkan apliaksi Django kedalam lingkungan produksi sebenarnya, anda akan hampir selalu ingin menggunakan [an official packaged release of Django](https://www.djangoproject.com/download/).

Bagaimanapun, jika anda suka mencoba kode dalam-pengembangan dari terbitan akan datang atau menyumbang ke pengembangan Django, anda akan butuh mendapatkan salinan dari gudang kode sumber Django.

Dokumen ini mencangkup cara gudang kode ditata dan bagaimana bekerja dengan dan menemukan hal-hal di dalamnya.

## Ikhtisar tingkat-tinggi

Gudang kode sumber Django menggunakan Git\_ untuk melacak perubahan pada kode setiap waktu, jadi anda akan butuh salinan dari Git client (sebuah program dipanggil `git`) di komputer anda, dan anda akan ingin mengakrabkan diri anda dengan dasar-dasar dari bagaimana Git bekerja.

Jaringan situs Git menawarkan unduhan untuk beragam sistem operasi. Situs juga mengandung jumlah besar [documentation](https://git-scm.com/doc).

Gudang Git Django bertempat daring di [github.com/django/django](https://github.com/django/django). Itu mengandung kode sumber penuh untuk semua terbitan Django, dimana anda dapat melihat-lihat secara daring.

Gudang Git menyertakan beberapa [branches](https://github.com/django/django/branches):

- `main` contains the main in-development code which will become
  the next packaged release of Django. This is where most development
  activity is focused.
- `stable/A.B.x` adalah cabang-cabang dimana persiapan terbitan kerja terjadi. Mereka juga digunakan untuk perbaikan kesalahan dan terbitan keamanan yang muncul seperlunya setlah terbitan awal dari versi fitur.

Gudang GIT juga mengandung [tags](https://github.com/django/django/tags). Ini adalah perbaikan benar dari paket terbitan Django yang telah diproduksi, sejak versi 1.0.

Sejumlah etiket juga ada dibawah awalan `archive/` untuk [archived work](#archived-feature-development-work).

Kode sumber untuk situs jaringan [Djangoproject.com](https://www.djangoproject.com/) dapat ditemukan pada [github.com/django/djangoproject.com](https://github.com/django/djangoproject.com).

## Cabang utama

If you'd like to try out the in-development code for the next release of
Django, or if you'd like to contribute to Django by fixing bugs or developing
new features, you'll want to get the code from the main branch.

> **Note**
>
> Prior to March 2021, the main branch was called `master`.

Catat bahwa ini akan mengambil *semua* dari Django: sebagai tambahan paad tingkat-tinggi modul `django` mengandung kode Python, anda akan juga mendapatkan salinan dokumentasi Django, deretan percobaan, tulisan pemaketan dan bit bermacam-macam lainnya. Kode Django akan hadir di kloning anda sebagai pelipat dinamai `django`.

Untuk mencoba kode dalam-pengembangan dengan aplikasi milik anda, tempatkan direktori mengandung kloning anda pada jalur impor Python. Kemudian pernyataan `import` yang mencari Django akan menemukan modul `django` dalam kloning anda.

Jika anda akan bekerja pada kode Django (katakan, memperbaiki kesalahan atau mengembangkan fitur baru), anda dapat mungkin berhenti membaca disini dan pindah ke [the documentation for contributing to Django](/id/4.1/internals/contributing/), yang melingkupi hal-hal seeprti gaya pengkodean yang dipilih dan bagaimana membangkitkan dan mengajukan sebuah tambalan.

## Cabang stabil

Django menggunakan cabang untuk menyiapkan terbitan Django. Setiap deretan terbitan utama mempunyai cabang stabil sendiri.

Cabang-cabang ini dapat ditemukan dalam gudang sebagai cabang-cabang `stable/A.B.x` dan akan dibuat tepat setelah alpha pertama di labeli.

Sebagai contoh, segera setelah *Django 1.5 alpha 1* ditandai, cabang `stable/1.5.x` dibuat dan semua pekerjaan lebih jauh pada persiapan kode untuk terbitan 1.5 akhir selesai disana.

Cabang-cabang ini juga menyediakan dukungan perbaikan kesalahan dan keamanan seperti digambarkan dalam [Versi didukung](/id/4.1/internals/release-process/#supported-versions-policy).

Sebagai contoh, setelah terbitan Django 1.5, cabang `stable/1.5.x` hanya menerima perbaikan untuk keamanan dan kesalahan kestabilan kritis, yang biasanya diterbikan ketika Django 1.5.1 dan selanjutnya, `stable/1.4.x` hanya menerima perbaikan keamanan dan kehilangan data, dan `stable/1.3.x` tidak lagi menerima pembaharuan apapun.

> **Riwayat informasi**
>
> Kebijakan ini untuk menangani cabang-cabang `stable/A.B.x` telah dipungut dimulai dengan siklus terbitan Django 1.5.
>
> Sebelumnya, cabang-cabang ini tidak dibuat sampai benar setelah diterbitkan dan stabilisasi pekerjaan muncul pada cabang gudang utama. Dengan demikian, tidak ada pekerjaan pengembangan baru untuk terbitan selanjutnya dari Django dapat diserahkan sampai terbitan akhir terjadi.
>
> Sebagai contoh, pendeknya setelah terbitan dari Django 1.3 cabang `stable/1.3.x` dibuat. Dukungan resmi untuk terbitan itu telah berakhir, dan itu tidak lagi menerima perbaikan langsung dari proyek Django. Bagaimanapun, itu dan semua cabang-cabang yang bernama mirip lanjut tetap ada, dan anggota komunitas yang tertarik terkadang menggunakan mereka untuk menyediakan dukungan tidak resmi untuk terbitan Django lama.

## Tag

Setiap terbitan Django ditandai dan ditanda tangani oleh penerbit.

Etiket dapat ditemukan pada halaman [tags](https://github.com/django/django/tags) GitHub.

### Arsip pekerjaan pengembangan-fitur

> **Riwayat informasi**
>
> Sejak Django pindah ke Git di 2012, siapapun dapat menggandakan gudang dan membuat cabang mereka sendiri, mengurangi kebutuhan cabang-cabang resmi di gudang kode sumber.
>
> Bagian berikut kebanyakan berguna jika anda menjelajah riwayat gudang, sebagai contoh jika anda sedang memahami bagaimana beberapa fitur telah dirancang.

Feature-development branches tend by their nature to be temporary. Some
produce successful features which are merged back into Django's main branch to
become part of an official release, but others do not; in either case, there
comes a time when the branch is no longer being actively worked on by any
developer. At this point the branch is considered closed.

Django biasaya dirawat dengan sistem kendali perbaikan Subversion, yang tidak memiliki cara standar dari mengindikasikan ini. Sebagai sebuah solusi, cabang-cabang Django yang ditutup dan tidak lagi dirawat dipindahkan kedalam `attic`.

Sejumlah etiket ada dibawah awalan 11archive/\`\` untuk merawat acuan ke sini dan pekerjaan dari minat riwayat.

Etiket berikut dibawah awalan `archive/attic/` mengacu ujung cabang dimana kode  whose code akhirnya menjadi bagian dari Django itu sendiri:

- `boulder-oracle-sprint`: Ditambahkan dukungan untuk basisdata Oracle pada pemeta keterhubungan-obyek Django. Ini telah menjadi bagian Django sejak terbitan 1.0.
- `gis`: Ditambahkan dukungan untuk permintaan geografis/spasial ke pemetaan hubungan-obyek Django. Ini telah menjadi bagian dari Django sejak terbitan 1.0, sebagai aplikasi digabung `django.contrib.gis`.
- `i18n`: Added [internationalization support](/id/4.1/topics/i18n/) ke Django. Ini telah menajdi bagian dari Django sejak terbitan 0.90.
- `magic-removal`: Refactor utama dari kedua API internal dan umum dari pemetaan hubungan obyek Django. Ini telah menjadi bagian dari Django sejak terbitan 0.95.
- `multi-auth`: Refaktor dari [Django's bundled authentication framework](/id/4.1/topics/auth/) yang menambahkan dukungan untuk [authentication backends](/id/4.1/topics/auth/customizing/#authentication-backends). Ini telah menjadi bagian dari Django sejak terbitan 0.95.
- `new-admin`: Refaktor dari [Django's bundled administrative application](/id/4.1/ref/contrib/admin/). Ini menjadi bagian dari Django mulai terbitan 0.91, tetapi telah digantikan oleh refaktor lainnya (lihat daftar selanjutnya) sebelum terbitan Django 1.0.
- `newforms-admin`: Refaktor kedua dari aplikasi administratif gabungan Django. Ini menjadi bagian dari Django mulai terbitan 1.0, dan adalah dasar dari jelmaan saat ini dari `django.contrib.admin`.
- `queryset-refactor`: Refaktor dari pemetaan hubungan obyek Django internal. Ini menjadi bagian dari Django mulai terbitan 1.0.
- `unicode`: Refaktor dari internal Django pada ketetapan menggunakan deretan karakter berbasis Unicode di kebanyakan tempat dalam Django dan aplikasi Django. Ini menjadi bagian dari Django mulai terbitan 1.0.

Selain itu, etiket berikut dibawah awalan `archive/attic/` mengacu ujung cabang yang telah ditutup, tetapi kodenya tidak pernah digabungkan kedalam Django, dan fitur-ditur yang mereka tuju untuk diterapkan tidak pernah selesai:

- `full-history`
- `generic-auth`
- `multiple-db-support`
- `per-object-permissions`
- `schema-evolution`
- `schema-evolution-ng`
- `search-api`
- `sqlalchemy`

Akhirnya, dibawah awalan `archive/`, gudang mengandung etiket `soc20XX/<project>` mengacu dari ujung cabang yang digunakan oleh siswa yang bekerja pada program Django selama 2009 dan 2010 di Google Summer of Code programs.
