{"title":"Kerangka kerja penyimpanan Django","version":"3.1","locale":"id","docname":"topics/cache","url":"/id/3.1/topics/cache/","canonical":"https://djangodocs.dev/id/3.1/topics/cache/","summary":"Perjualan mendasar di situs jaringan dinamis adalah, baik, mereka adalah dinamis. Setiap kali seorang pengguna meminta sebuah halaman, peladen Jaringan membuat…","html":"<h1>Kerangka kerja penyimpanan Django<a class=\"heading-anchor\" href=\"#django-s-cache-framework\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h1>\n<p>Perjualan mendasar di situs jaringan dinamis adalah, baik, mereka adalah dinamis. Setiap kali seorang pengguna meminta sebuah halaman, peladen Jaringan membuat semua urutan perhitungan -- dari permintaan basisdata ke membangun cetakan ke logika bisnis -- untuk membuat halaman yang pengunjung situs anda lihat. Ini adalah sedikit mahal, dari pandangan pengolahan-atas, daripada pengaturan peladen baca-berkas-sitem-berkas standar anda.</p>\n<p>For most Web applications, this overhead isn't a big deal. Most Web\napplications aren't <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">washingtonpost.com</span></code> or <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">slashdot.org</span></code>; they're small-\nto medium-sized sites with so-so traffic. But for medium- to high-traffic\nsites, it's essential to cut as much overhead as possible.</p>\n<p>Itu adalah dimana cache datang.</p>\n<p>Untuk cache sesuatu adalah menyimpan hasil dari perhitungan mahal sehingga anda tidak harus melakukan perhitungan lain kali. Ini adalah beberapa kode semu menjelaskan bagaimana ini akan bekerja untuk secara dinamis membangkitkan halaman Jaringan:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">given</span> <span class=\"n\">a</span> <span class=\"n\">URL</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"k\">try</span> <span class=\"n\">finding</span> <span class=\"n\">that</span> <span class=\"n\">page</span> <span class=\"ow\">in</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">cache</span>\n<span class=\"k\">if</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">page</span> <span class=\"ow\">is</span> <span class=\"ow\">in</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">cache</span><span class=\"p\">:</span>\n    <span class=\"k\">return</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">cached</span> <span class=\"n\">page</span>\n<span class=\"k\">else</span><span class=\"p\">:</span>\n    <span class=\"n\">generate</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">page</span>\n    <span class=\"n\">save</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">generated</span> <span class=\"n\">page</span> <span class=\"ow\">in</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">cache</span> <span class=\"p\">(</span><span class=\"k\">for</span> <span class=\"nb\">next</span> <span class=\"n\">time</span><span class=\"p\">)</span>\n    <span class=\"k\">return</span> <span class=\"n\">the</span> <span class=\"n\">generated</span> <span class=\"n\">page</span>\n</code></pre></div>\n<p>Django datang dengan sistem cache kuat yang membiarkan anda mentimpan halaman-halaman dinamis sehingga mereka tidak harus dihitung untuk setiap permintaan. Untuk kenyamanan, Django menawarkan tingkatan berbeda dari butiran cache: Anda dapat cache keluaran dari tampilan khusus, anda dapat cache hanya potongan-potongan yang sulit dihasilkan, atau anda dapat cache kelesuruhan situs anda.</p>\n<p>Django juga bekerja dengan cache &quot;downstream&quot;, seperti <a class=\"reference external\" href=\"http://www.squid-cache.org\">Squid</a> dan cache berdasarkan-peramban. Ini adalah jenis-jenis dari cache yang anda tidak secara langsung kendalikan tetapi yang anda dapat sediakan petunjuk-petunjuk (melalui kepala HTTP) tentang bagian-bagian mana dari situs anda harus di cache, dan bagaimana.</p>\n<aside class=\"admonition admonition-seealso\">\n<p class=\"admonition-title\">Lihat juga</p>\n<p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/misc/design-philosophies/#cache-design-philosophy\"><span class=\"std std-ref\">Cache Framework design philosophy</span></a> menjelaskan sedikit dari keputusan rancangan dari kerangka kerja.</p>\n</aside>\n<section id=\"setting-up-the-cache\">\n<span id=\"id1\"></span><h2>Mengatur tembolok<a class=\"heading-anchor\" href=\"#setting-up-the-cache\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Sistem cache membutuhkan sejumlah kecil pengaturan. Yaitu, anda harus memberitahu itu dimana data cache anda harus tinggal -- apakah di basisdata, pada sistem berkas atau langsung di memori. Ini adalah keputusan penting yang mempengaruhi penampilan cache anda; ya beberapa jenis cache adalah lebih cepat dari lainnya.</p>\n<p>Pilihan cache anda masuk di pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a> di berkas pengaturan anda. Ini adalah sebuah penjelasan dari semua nilai-nilai tersedia untuk <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a>.</p>\n<section id=\"memcached\">\n<span id=\"id2\"></span><h3>Memcache<a class=\"heading-anchor\" href=\"#memcached\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Tercepat, jenis paling efesien dari cache didukung alamiah oleh Django, <a class=\"reference external\" href=\"https://memcached.org/\">Memcached</a> adalah seluruhnya peladen cache berdasarkan-memori, aslinya dikembangkan untuk menangani pemuatan tinggi pada LiveJournal.com dan kemudian di sumber-terbukan oleh Danga Interactive. Itu digunakan oleh situs-situs seperti Facebook dan Wikipedia untuk mengurangi akses basisdata dan secara dramatis meningkatkan penampilan situs.</p>\n<p>Memcached berjalan sebagai daemon dan memberikan sejumlah tertentu dari RAM. Semua itu lakukan adalah menyediakan antarmuka cepat untuk menambah, mengambil dan menghapus data di cache. Semua data disimpan secara langsung di memori, sehingga tidak ada kelebihan dari basisdata atau penggunaan sistem berkas.</p>\n<p>Setelah memasang Memcached itu sendiri, anda akan butuh memasang ikatan Memcached. Ada beberapa ikatan Memcached Python tersedia; dua paling umum adalah <a class=\"reference external\" href=\"https://pypi.org/project/python-memcached/\">python-memcached</a> dan <a class=\"reference external\" href=\"https://pypi.org/project/pylibmc/\">pylibmc</a>.</p>\n<p>Untuk menggunakan Memcache dengan Django:</p>\n<ul class=\"simple\">\n<li><p>Setel <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-BACKEND\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">BACKEND</span></code></a> menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.core.cache.backends.memcached.MemcachedCache</span></code> atau <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.core.cache.backends.memcached.PyLibMCCache</span></code> (tergantung pada pengikatan memcache anda pilih)</p></li>\n<li><p>Setel <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-LOCATION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LOCATION</span></code></a> menjadi nilai-nilai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">ip:port</span></code>, dimana <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">ip</span></code> adalah alamat IP dari daemon memcache dan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">port</span></code> adalah pangkalan pada Memcache mana yang berjalan, atau menjadi nilai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">unix:path</span></code>, dimana <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">path</span></code> adalah jalur ke berkas soket Unix Memcache.</p></li>\n</ul>\n<p>Dalam contoh ini, Memcache berjalan pada localhost (127.0.0.1) pangkalan 11211, menggunakan pengikatan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">python-memcached</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.memcached.MemcachedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;127.0.0.1:11211&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Dalam contoh ini, Memcache tersedia melalui berkas soket Unix lokal <code class=\"file docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">/tmp/memcached.sock</span></code> menggunakan pengikatan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">python-memcached</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.memcached.MemcachedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;unix:/tmp/memcached.sock&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Ketika menggunakan mengikat <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">pylibmc</span></code>, jangan menyertakan awalan unix:/`</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.memcached.PyLibMCCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;/tmp/memcached.sock&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Satu fitur yg hebar dari Memcache adalah kemampuannya berbagi sebuah cache terhadap banyak peladen. Ini berarti anda dapat menjalankan daemon Memcache pada banyak mesin, dan program akan memperlakukan kelompok mesin sebagai cache <em>tunggal</em>, tanpa butuh menggandakan nilai-nilai cache pada setiap mesin. Untuk mengambil keuntungan fitur ini, sertakan semua alamat peladen dalam <code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LOCATION</span> <span class=\"pre\">1</span></code>,antara sebagai titik koma atau string dipisahkan koma, atau sebagai sebuah daftar.</p>\n<p>Di contoh ini, penyimpanan dibagi terhadao instance Memcache berjalan pada alamat IP 172.19.26.240 dan 172.19.26.242, keduanya di port 11211:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.memcached.MemcachedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">[</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;172.19.26.240:11211&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;172.19.26.242:11211&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"p\">]</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Di contoh berikut, cache dibagi terhadap instance Memcache berjalan pada alamat IP 172.19.26.240 (port 11211), 172.19.26.242 (port 11212), dan 172.19.26.244 (port 11213):</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.memcached.MemcachedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">[</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;172.19.26.240:11211&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;172.19.26.242:11212&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;172.19.26.244:11213&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"p\">]</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Sebuah titik akhir tentang Memcached adalah cache berdasarkan-memori mempunyai kerugian: karena data cache disimpan di memori, data akan hilang jika peladen anda gagal. Jelasnya, memori tidak diperuntukkan untuk penyimpanan data tetap, jadi jangan bergantung oada cache berdasarkan-memori sebagai penyimpanan data anda satu-satunya -- mereka adalah diperuntukkan pemecahan untuk cache, bukan penyimpanan -- tetapi kami menitikkan ini disini karena cache berdasarkan-memori adalah khususnya sementara.</p>\n</section>\n<section id=\"database-caching\">\n<span id=\"id4\"></span><h3>Menembolok basisdata<a class=\"heading-anchor\" href=\"#database-caching\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Django dapat menyimpan data temboloknya dalam basisdata anda. Ini bekerja baik jika anda mendapatkan cepat, peladen basisdata diindeks baik.</p>\n<p>Untuk menggunakan tabel basisdata sebagai backend tembolok anda:</p>\n<ul class=\"simple\">\n<li><p>Setel <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-BACKEND\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">BACKEND</span></code></a> menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.core.cache.backends.db.DatabaseCache</span></code></p></li>\n<li><p>Setel <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-LOCATION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LOCATION</span></code></a> menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">tablename</span></code>, nama dari tabel basisdata. Nama ini dapat menjadi apapun anda inginkan, selama dia adalah nama tabel yang sah yang tidak sedang digunakan dalam basisdata anda.</p></li>\n</ul>\n<p>Dalam contoh ini, nama tabel tembolok adalah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">my_cache_table</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.db.DatabaseCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;my_cache_table&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<section id=\"creating-the-cache-table\">\n<h4>Membuat tabel tembolok<a class=\"heading-anchor\" href=\"#creating-the-cache-table\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h4>\n<p>Sebelum menggunakan basisdata tembolok, anda harus membuat tabel tembolok dengan perintah ini:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">python</span> <span class=\"n\">manage</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">py</span> <span class=\"n\">createcachetable</span>\n</code></pre></div>\n<p>Ini membuat tabel di basisdata anda yaitu dalam bentuk sesuai yang sistem tembolok-basidata harapkan. Nama dari tabel diambil dari <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-LOCATION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LOCATION</span></code></a>.</p>\n<p>Jika anda menggunakan banyak basisdata tembolok, <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/django-admin/#django-admin-createcachetable\"><code class=\"xref std std-djadmin docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">createcachetable</span></code></a> membuat satu tabel untuk setiap tembolok.</p>\n<p>Jika anda menggunakan banyak basisdata, <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/django-admin/#django-admin-createcachetable\"><code class=\"xref std std-djadmin docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">createcachetable</span></code></a> mengamati cara <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">allow_migrate()</span></code> dari perute basisdata anda (lihat dibawah).</p>\n<p>Seperti <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/django-admin/#django-admin-migrate\"><code class=\"xref std std-djadmin docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">migrate</span></code></a>, <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/django-admin/#django-admin-createcachetable\"><code class=\"xref std std-djadmin docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">createcachetable</span></code></a> tidak akan menyentuh tabel yang ada. Dia tidak akan membuat tabel-tabel hilang.</p>\n<p>Untuk mencetak SQL yang akan menjalankan, daripada menjalankannya, gunakan pilihan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/django-admin/#cmdoption-createcachetable-dry-run\"><code class=\"xref std std-option docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">createcachetable</span> <span class=\"pre\">--dry-run</span></code></a>.</p>\n</section>\n<section id=\"multiple-databases\">\n<h4>Basisdata banyak<a class=\"heading-anchor\" href=\"#multiple-databases\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h4>\n<p>Jika anda menggunakan penembolokan basisdata dengan banyak basisdata, anda akan juga butuh menyetel perintah perutean untuk tabel tembolok basisdata anda. Untuk tujuan perutean, tabel tembolok basisdata muncul sebagai model dinamai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CacheEntry</span></code>, di aplikasi dinamai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django_cache</span></code>. Model ini tidak akan muncul dalam model tembolok, tetapi rincian model dapat digunakan untuk tujuan perutean.</p>\n<p>Sebagai contoh, perute berikut akan melangsungkan semua tindakan pembacaan tembolok ke <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_replica</span></code>, dan semua tindakan penulisan ke <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_primary</span></code>. Tabel tembolok hanya disinkronisasikan kedalam  <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_primary</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"k\">class</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nc\">CacheRouter</span><span class=\"p\">:</span>\n<span class=\"w\">    </span><span class=\"sd\">&quot;&quot;&quot;A router to control all database cache operations&quot;&quot;&quot;</span>\n\n    <span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">db_for_read</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"bp\">self</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">model</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"o\">**</span><span class=\"n\">hints</span><span class=\"p\">):</span>\n        <span class=\"s2\">&quot;All cache read operations go to the replica&quot;</span>\n        <span class=\"k\">if</span> <span class=\"n\">model</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">_meta</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">app_label</span> <span class=\"o\">==</span> <span class=\"s1\">&#39;django_cache&#39;</span><span class=\"p\">:</span>\n            <span class=\"k\">return</span> <span class=\"s1\">&#39;cache_replica&#39;</span>\n        <span class=\"k\">return</span> <span class=\"kc\">None</span>\n\n    <span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">db_for_write</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"bp\">self</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">model</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"o\">**</span><span class=\"n\">hints</span><span class=\"p\">):</span>\n        <span class=\"s2\">&quot;All cache write operations go to primary&quot;</span>\n        <span class=\"k\">if</span> <span class=\"n\">model</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">_meta</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">app_label</span> <span class=\"o\">==</span> <span class=\"s1\">&#39;django_cache&#39;</span><span class=\"p\">:</span>\n            <span class=\"k\">return</span> <span class=\"s1\">&#39;cache_primary&#39;</span>\n        <span class=\"k\">return</span> <span class=\"kc\">None</span>\n\n    <span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">allow_migrate</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"bp\">self</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">db</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">app_label</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">model_name</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"kc\">None</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"o\">**</span><span class=\"n\">hints</span><span class=\"p\">):</span>\n        <span class=\"s2\">&quot;Only install the cache model on primary&quot;</span>\n        <span class=\"k\">if</span> <span class=\"n\">app_label</span> <span class=\"o\">==</span> <span class=\"s1\">&#39;django_cache&#39;</span><span class=\"p\">:</span>\n            <span class=\"k\">return</span> <span class=\"n\">db</span> <span class=\"o\">==</span> <span class=\"s1\">&#39;cache_primary&#39;</span>\n        <span class=\"k\">return</span> <span class=\"kc\">None</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika anda tidak menentukan arah perute untuk model cache basisdata, backend cache akan menggunakan basisdata <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">default</span></code>.</p>\n<p>And if you don't use the database cache backend, you don't need to worry about\nproviding routing instructions for the database cache model.</p>\n</section>\n</section>\n<section id=\"filesystem-caching\">\n<h3>Cache sistem berkas<a class=\"heading-anchor\" href=\"#filesystem-caching\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Serial backend berdasarkan-berkas dan menyimpan setiap nilai cache sebagai berkas terpisah. Untuk menggunakan backend ini setel <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-BACKEND\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">BACKEND</span></code></a> menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">&quot;django.core.cache.backends.filebased.FileBasedCache&quot;</span></code> dan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-LOCATION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LOCATION</span></code></a> menjadi direktori yang cocok. Sebagai contoh, untuk menyimpan data di <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">/var/tmp/django_cache</span></code>, gunakan pengaturan ini:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.filebased.FileBasedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;/var/tmp/django_cache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika anda berada di Windows, taruh huruf drive pada awal jalur, seperti ini:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.filebased.FileBasedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;c:/foo/bar&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jalur direktori harus mutlak -- yaitu, itu harus dimulai pada induk dari sistem berkas anda. Itu tidak mengapa apakah anda menaruh sebuah garis miring pada akhir pengaturan.</p>\n<p>Make sure the directory pointed-to by this setting either exists and is\nreadable and writable, or that it can be created by the system user under which\nyour Web server runs. Continuing the above example, if your server runs as the\nuser <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">apache</span></code>, make sure the directory <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">/var/tmp/django_cache</span></code> exists and\nis readable and writable by the user <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">apache</span></code>, or that it can be created by\nthe user <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">apache</span></code>.</p>\n</section>\n<section id=\"local-memory-caching\">\n<span id=\"id5\"></span><h3>Cache memori-lokal<a class=\"heading-anchor\" href=\"#local-memory-caching\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Ini adalah cache awalan jika lainnya tidak ditentukan di berkas pengaturan anda. Jika anda ingin mempercepat keuntungan dari cace di-memori tetapi tidak mempunyai kemampuan dari menjalankan Memcached, perimbangkan backend cache memori-lokal. Cache ini adalah per-pengolahan (lihat dibawah) dan thread-safe. Untuk menggunakan itu, setel <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-BACKEND\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">BACKEND</span></code></a> menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">&quot;django.core.cache.backends.locmem.LocMemCache&quot;</span></code>. Sebagai contoh:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.locmem.LocMemCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;unique-snowflake&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Cache <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-LOCATION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LOCATION</span></code></a> digunakan untuk mencirikan penyimpanan memori tersendiri. Jika anda hanya mempunyai satu cache <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">locmem</span></code>, anda dapat mengabaikan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-LOCATION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LOCATION</span></code></a>; bagaimanapun, jikla anda mempunyai lebih dari satu cache memori lokal, anda akan butuh memberikan sebuah nama pada setidaknya satu dari mereka agar menjaga mereka terpisah.</p>\n<p>Penyimpanan sementara menggunakan strategi pemusnahan least-recently-used (LRU).</p>\n<p>Note that each process will have its own private cache instance, which means no\ncross-process caching is possible. This also means the local memory cache isn't\nparticularly memory-efficient, so it's probably not a good choice for\nproduction environments. It's nice for development.</p>\n</section>\n<section id=\"dummy-caching-for-development\">\n<h3>Cache tiruan (untuk pengembangan)<a class=\"heading-anchor\" href=\"#dummy-caching-for-development\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Akhirnya, Django datang dengan cache &quot;dummy&quot; yang tidak sebenarnya cache -- itu hanya menerapkan antarmuka cache tanpa melakukan apapun.</p>\n<p>Ini adalah sangat berguna jika anda mempunyai situs produksi yang menggunakan cache pekerjaan-berat di beragam tempat tetapi lingkungan pengembangan/percobaan dimana anda tidak ingin cache dan tidak ingin merubah kode anda pada kasus-khusus terakhir. Untuk mengaktifkan cache dummy, setel <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-BACKEND\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">BACKEND</span></code></a> seperti begitu:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.dummy.DummyCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n</section>\n<section id=\"using-a-custom-cache-backend\">\n<h3>Menggunakan backend cache penyesuaian<a class=\"heading-anchor\" href=\"#using-a-custom-cache-backend\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Selagi Django menyertakan dukungan untuk sejumlah backend cache keluar-dari-kotak, terkadang anda mungkin ingin menggunakan backend cache disesuaikan. Untuk menggunakan backend cache luar dengan Django, gunakan jalur impor Python sebagai <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-BACKEND\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">BACKEND</span></code></a> dari <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a> setting, seperti begitu:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;path.to.backend&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika anda sedang membangun backend anda sendiri, anda dapat menggunakan backend cache standar sebagai acuan penerapan. Anda akan menemukan kode di direktori <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django/core/cache/backends/</span></code> dari sumber Django.</p>\n<p>Note: Without a really compelling reason, such as a host that doesn't support\nthem, you should stick to the cache backends included with Django. They've\nbeen well-tested and are well-documented.</p>\n</section>\n<section id=\"cache-arguments\">\n<span id=\"id6\"></span><h3>Argumen cache<a class=\"heading-anchor\" href=\"#cache-arguments\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Setiap backend cache dapat memberikan argumen tambahan untuk mengendalikan perilaku cache. Argumen-argumen ini disediakan sebagai kunci-kunci tambahan di pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a>. Argumen-argumen sah seperti berikut:</p>\n<ul>\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-TIMEOUT\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">TIMEOUT</span></code></a>: Awalan waktu habis, dalam detik, untuk digunakan untuk cache. Awalan argumen ini pada <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">300</span></code> detik (5 menit). Anda dapat mensetel <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">TIMEOUT</span></code> menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">None</span></code> sehingga, secara awalan, kunci-kunci cache tidak pernah kadaluarsa. Sebuah nilai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">0</span></code> menyebabkan kunci segera kadaluarsa (efektifnya &quot;don't cache&quot;).</p></li>\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-OPTIONS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">OPTIONS</span></code></a>: Pilihan apapun yang harus dilewatkan ke backend cache. Daftar dari pilihan sah akan beragam dengan setiap backend, dan backend cache oleh pustaka pihak-ketiga akan melewatkan pilihan mereka langsung ke pustaka cache pokok.</p>\n<p>Backend cache yang menerapkan strategi pemusnahan mereka sendiri (yaitu, backend <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">locmem</span></code>, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">filesystem</span></code> dan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">database</span></code>) akan menghormati pilihan-pilihan berikut:</p>\n<ul>\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MAX_ENTRIES</span></code>: Nomor maksimal dari masukan diizinkan di cache sebelum nilai-nilai lama dihapus. Argumen ini awalan pada <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">300</span></code>.</p></li>\n<li><p>CULL_FREQUENCY`: Pecahan masukan yang dimusnahkan ketika <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MAX_ENTRIES</span></code> dicapai. Rasio sebenarnya adalah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">1</span> <span class=\"pre\">/</span> <span class=\"pre\">CULL_FREQUENCY</span></code>, jadi menyetel <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CULL_FREQUENCY</span></code> menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">2</span></code> pada pemusnahan setengah masukan ketika <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MAX_ENTRIES``dicapai.</span> <span class=\"pre\">Argumen</span> <span class=\"pre\">ini</span> <span class=\"pre\">harus</span> <span class=\"pre\">berupa</span> <span class=\"pre\">integer</span> <span class=\"pre\">dan</span> <span class=\"pre\">awalan</span> <span class=\"pre\">pada</span> <span class=\"pre\">``3</span></code>.</p>\n<p>Sebuah nilai dari <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">0</span></code> untuk <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CULL_FREQUENCY</span></code> berarti bahwa keseluruhan cache akan dibuang ketika <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MAX_ENTRIES</span></code> dicapai. Pada beberapa backend (<code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">database</span></code> khususnya) ini membuat pemusnahan <em>jauh</em> lebih cepat pada pengeluaran dari lebih cache luput.</p>\n</li>\n</ul>\n<p>Backend memcache melewatkan isi dari <code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">OPTIONS</span> <span class=\"pre\">1</span></code> sebagai argumen katakunci pada pembangun klien, mengizinkan untuk lebih lanjut mengendalikan perilaku klien. Sebagai contoh penggunaan, lihat dibawah.</p>\n</li>\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-KEY_PREFIX\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">KEY_PREFIX</span></code></a>: Sebuah string yang akan otomatis disertakan (ditambahkan secara awalan) ke semua kunci-kunci cache digunakan oleh peladen Django.</p>\n<p>Lihat <a class=\"reference internal\" href=\"#cache-key-prefixing\"><span class=\"std std-ref\">cache documentation</span></a> untuk informasi lebih.</p>\n</li>\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-VERSION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">VERSION</span></code></a>: Nomor versi awalan untuk kunci-kunci cache dibangkitkan oleh peladen Django.</p>\n<p>Lihat the <a class=\"reference internal\" href=\"#cache-versioning\"><span class=\"std std-ref\">cache documentation</span></a> untuk informasi lebih.</p>\n</li>\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-KEY_FUNCTION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">KEY_FUNCTION</span></code></a> Sebuah string mengandung jalur bertitik pada sebuah fungsi yang menentukan bagaimana menyusun sebuah awalan, versi dan kunci kedalam kunci cache akhir.</p>\n<p>Lihat <a class=\"reference internal\" href=\"#cache-key-transformation\"><span class=\"std std-ref\">cache documentation</span></a> untuk informasi lebih.</p>\n</li>\n</ul>\n<p>Di contoh ini, backend sistem berkas sedang dikonfigurasikan dengan waktu habis dari 60 detik, dan kapasitas maksimal dari 1000 barang:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.filebased.FileBasedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;/var/tmp/django_cache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;TIMEOUT&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"mi\">60</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;OPTIONS&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;MAX_ENTRIES&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"mi\">1000</span>\n        <span class=\"p\">}</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Ini adalah sebuah contoh konfigurasi untuk backend berdasarkan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">python-memcached</span></code> dengan batasan sebuah ukuran obyek dari 2 MB:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.memcached.MemcachedCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;127.0.0.1:11211&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;OPTIONS&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;server_max_value_length&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"mi\">1024</span> <span class=\"o\">*</span> <span class=\"mi\">1024</span> <span class=\"o\">*</span> <span class=\"mi\">2</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"p\">}</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Ini adalah sebuah contoh konfigurasi untuk backend berdasarkan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">pylibmc</span></code> yang mengadakan protokol biner, autentifikasi SASL, dan suasana perilaku <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">ketama</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">CACHES</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">{</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;default&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;BACKEND&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;django.core.cache.backends.memcached.PyLibMCCache&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;LOCATION&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;127.0.0.1:11211&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n        <span class=\"s1\">&#39;OPTIONS&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;binary&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"kc\">True</span><span class=\"p\">,</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;username&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;user&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;password&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"s1\">&#39;pass&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n            <span class=\"s1\">&#39;behaviors&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"p\">{</span>\n                <span class=\"s1\">&#39;ketama&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"kc\">True</span><span class=\"p\">,</span>\n            <span class=\"p\">}</span>\n        <span class=\"p\">}</span>\n    <span class=\"p\">}</span>\n<span class=\"p\">}</span>\n</code></pre></div>\n</section>\n</section>\n<section id=\"the-per-site-cache\">\n<span id=\"id7\"></span><h2>Cache per-site<a class=\"heading-anchor\" href=\"#the-per-site-cache\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Sekali cache disetel, cara termudah menggunakan cacge adalah cache situs anda seluruhnya. Anda akan butuh menambahkan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">'django.middleware.cache.UpdateCacheMiddleware'</span></code> dan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">'django.middleware.cache.FetchFromCacheMiddleware'</span></code> ke pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-MIDDLEWARE\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MIDDLEWARE</span></code></a> anda, seperti di contoh ini:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">MIDDLEWARE</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">[</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;django.middleware.cache.UpdateCacheMiddleware&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;django.middleware.common.CommonMiddleware&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n    <span class=\"s1\">&#39;django.middleware.cache.FetchFromCacheMiddleware&#39;</span><span class=\"p\">,</span>\n<span class=\"p\">]</span>\n</code></pre></div>\n<aside class=\"admonition admonition-note\" role=\"note\">\n<p class=\"admonition-title\">Catatan</p>\n<p>Tidak, itu bukan salah ketik: middleware &quot;update&quot; harus pertama di daftar, dan middleware &quot;fetch&quot; harus di terakhir. Rincian sedikit mengaburkan, tetapi lihat <a class=\"reference internal\" href=\"#order-of-middleware\">Order of MIDDLEWARE</a> dibawah jika anda ingin cerita penuh.</p>\n</aside>\n<p>Kemudian, tambah pengaturan dibutuhkan berikut ke berkas pengaturan Django anda:</p>\n<ul class=\"simple\">\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_ALIAS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_ALIAS</span></code></a> -- nama lain tembolok untuk digunakan untuk penyimpanan.</p></li>\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS</span></code></a> -- Jumlah dari detik setiap halaman harus disimpan.</p></li>\n<li><p><a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_KEY_PREFIX\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_KEY_PREFIX</span></code></a> -- jika cacge dibagi lintas banyak situs menggunakan pemasangan Django sama, setel ke nama dari situs, atau beberapa string lain yang unik pada instance Django ini, untuk mencegah tabrakan kunci. Gunakan sebuah string kosong jika anda tidak peduli.</p></li>\n</ul>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">FetchFromCacheMiddleware</span></code> cache tanggapan GET dan HEAD dengan keadaan 200, dimana kepala permintaan dan tanggapan diizinkan. Tanggapan pada permintaan untuk URL sama dengan parameter permintaan berbeda dianggap menjadi halaman unik dan di cache terpisah. Middleware ini mengharapkan bahwa sebuah permintaan HEAD dijawab dengan kepala tanggapan sesuai seperti permintaan GET berkaitan; dalam hal ini itu dapat mengembalikan sebuah tanggapan GET cache untuk permintaan HEAD.</p>\n<p>Additionally, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">UpdateCacheMiddleware</span></code> automatically sets a few headers in\neach <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/request-response/#django.http.HttpResponse\" title=\"django.http.HttpResponse\"><code class=\"xref py py-class docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">HttpResponse</span></code></a> which affect <a class=\"reference internal\" href=\"#downstream-caches\"><span class=\"std std-ref\">downstream caches</span></a>:</p>\n<ul class=\"simple\">\n<li><p>Setel kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Expires</span></code> ke tanggal/waktu saat ini ditambah menentukan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS</span></code></a>.</p></li>\n<li><p>Setel kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Cache-Control</span></code> untuk memberikan umur maksimal untuk halaman -- kembali, dari pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS</span></code></a>.</p></li>\n</ul>\n<p>Lihat <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/middleware/\"><span class=\"doc\">Middleware</span></a> untuk lebih pada middleware</p>\n<p>Jika sebuah tampilan menyetel waktu kadaluarsa cache nya sendiri (yaitu itu mempunyai bagian <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">max-age</span></code> di kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Cache-Control</span></code> nya) kemudian halaman akan di cache sampai waktu kadaluarsa, daripada <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS</span></code></a>. menggunakan penghias di <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.views.decorators.cache</span></code> anda dapat dengan mudah mensetel sebuah waktu kadaluarsa tampilan (menggunakan penghias <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.cache.cache_control\" title=\"django.views.decorators.cache.cache_control\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_control()</span></code></a>) atau meniadakan cache untuk sebuah tampilan (menggunakan penghias <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.cache.never_cache\" title=\"django.views.decorators.cache.never_cache\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">never_cache()</span></code></a> decorator). Lihat bagian <a class=\"reference internal\" href=\"#controlling-cache-using-other-headers\">using other headers</a> pada penghias ini.</p>\n<p id=\"i18n-cache-key\">Jika <code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">USE_I18N`disetel</span> <span class=\"pre\">menjadi</span> <span class=\"pre\">``True`</span></code> kemudian membangkitkan kunci cache akan menyertakan nama dari <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/i18n/#term-language-code\"><span class=\"xref std std-term\">language</span></a> aktif -- lihat juga  <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/i18n/translation/#how-django-discovers-language-preference\"><span class=\"std std-ref\">Bagaimana Django menemukan pilihan bahasa</span></a>). Ini mengizinkan anda dengan mudah cache situs banyak bahasa tanpa harus membuat kunci cache anda sendiri.</p>\n<p>Kunci-kunci cache juga menyertakan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/i18n/#term-language-code\"><span class=\"xref std std-term\">language</span></a> aktif ketika <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-USE_L10N\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">USE_L10N</span></code></a> disetel menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">True</span></code> dan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/i18n/timezones/#default-current-time-zone\"><span class=\"std std-ref\">current time zone</span></a> ketika <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-USE_TZ\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">USE_TZ</span></code></a> disetel menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">True</span></code>.</p>\n</section>\n<section id=\"the-per-view-cache\">\n<h2>Cache per-tampilan<a class=\"heading-anchor\" href=\"#the-per-view-cache\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<dl class=\"py function\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.views.decorators.cache.cache_page\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">django.views.decorators.cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">cache_page</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.views.decorators.cache.cache_page\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>A more granular way to use the caching framework is by caching the output of\nindividual views. <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.views.decorators.cache</span></code> defines a <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code>\ndecorator that will automatically cache the view's response for you:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">cache_page</span>\n\n<span class=\"nd\">@cache_page</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"mi\">60</span> <span class=\"o\">*</span> <span class=\"mi\">15</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code> mengambil argumen tunggal: waktu habis cacge, dalam detik. Di contoh diatas, hasil dari tampilan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">my_view()</span></code> akan di cache untuk 15 menit. (catah bahwa kami telah menulis itu sebagai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">60</span> <span class=\"pre\">*</span> <span class=\"pre\">15</span></code> untuk tujuan dapat dibaca. <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">60</span> <span class=\"pre\">*</span> <span class=\"pre\">15</span></code> akan di nilai menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">900</span></code> -- yaitu, 15 menit dikalikan oleh 60 detik per menit.)</p>\n<p>The cache timeout set by <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code> takes precedence over the <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">max-age</span></code>\ndirective from the <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Cache-Control</span></code> header.</p>\n<p>Cache per-tampilan, seperti cache per-site, adalah diambil sebagai datum masukan kendali dari URL. Jika banyak titik URL pada tampilan sama, setiap URL akan di cache terpisah. Melanjutkan contoh <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">my_view</span></code>, jika URLconf anda terlihat seperti ini:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">urlpatterns</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">[</span>\n    <span class=\"n\">path</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;foo/&lt;int:code&gt;/&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">my_view</span><span class=\"p\">),</span>\n<span class=\"p\">]</span>\n</code></pre></div>\n<p>kemudian permintaan pada <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">/foo/1/</span></code> dan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">/foo/23/</span></code> akan di cache terpisah, seprti anda mungkin harapkan. Tetapi sekali URL tertentu (sebagai contoh, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">/foo/23/</span></code>) telah diminta, permintaan berikut ke URL itu akan menggunakan cache.</p>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code> dapat juga mengambil sebuah argumen kata kunci pilihan, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache</span></code>, yang akan mengalihkan penghias menggunakan cache khusus (dari pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a> anda) ketika cache menampilkan hasil. Secara awalan, cache <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">default</span></code> akan digunakan, tetapi anda dapat menentukan cache apapun anda inginkan:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"nd\">@cache_page</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"mi\">60</span> <span class=\"o\">*</span> <span class=\"mi\">15</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"s2\">&quot;special_cache&quot;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>Anda dapat juga menimpa awalan tembolok pada berdasarkan per-tampilan. <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code> mengambil sebuah pilihan argumen kata kunci, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">key_prefix</span></code>, yang bekerja di cara yang sama seperti pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_KEY_PREFIX\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_KEY_PREFIX</span></code></a> untuk middleware. Itu dapat digunakan seperti ini:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"nd\">@cache_page</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"mi\">60</span> <span class=\"o\">*</span> <span class=\"mi\">15</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">key_prefix</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"s2\">&quot;site1&quot;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>Argumen <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">key_prefix</span></code> dan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache</span></code> mungkin ditentukan bersama-sama. Argumen <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">key_prefix</span></code> dan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-KEY_PREFIX\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">KEY_PREFIX</span></code></a> ditentukan dibawah <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a> akan digabungkan.</p>\n<p>Additionally, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code> automatically sets <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Cache-Control</span></code> and\n<code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Expires</span></code> headers in the response which affect <a class=\"reference internal\" href=\"#downstream-caches\"><span class=\"std std-ref\">downstream caches</span></a>.</p>\n<aside class=\"version-note version-changed\" data-version=\"3.1\">\n<p class=\"version-note-title\">Changed in Django 3.1</p><p>In older versions, the <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">max-age</span></code> directive from the <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Cache-Control</span></code>\nheader had precedence over the cache timeout set by <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code>.</p>\n</aside>\n<section id=\"specifying-per-view-cache-in-the-urlconf\">\n<h3>Menentukan cache per-tampilan di URLconf<a class=\"heading-anchor\" href=\"#specifying-per-view-cache-in-the-urlconf\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Contoh-contoh di bagian sebelumnya telah di kode-keraskan fakta yang tampilan di cache, karena <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code> merubah fungsi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">my_view</span></code> di tempat. Pendakan ini memasangkan tampilan anda ke sistem cache, yang tidak sesuai untuk beberapa alasan. Sebagai contoh, anda mungkin ingin menggunakan kembali fungsi tampilan pada lainnya, situs tidak-cache, atau anda mungkin ingin menyebarkan tampilan pada orang yang mungkin ingin menggunakan mereka tanpa sedang di cache. Pemecahan pada masalah ini adalah menentukan cache per-tampilan di URLconf daripada dekat ke fungsi tampilan mereka sendiri.</p>\n<p>You can do so by wrapping the view function with <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code> when you refer\nto it in the URLconf. Here's the old URLconf from earlier:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"n\">urlpatterns</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">[</span>\n    <span class=\"n\">path</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;foo/&lt;int:code&gt;/&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">my_view</span><span class=\"p\">),</span>\n<span class=\"p\">]</span>\n</code></pre></div>\n<p>Ini adalah hal yang sama, dengan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">my_view</span></code> dibungkus di <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_page</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">cache_page</span>\n\n<span class=\"n\">urlpatterns</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"p\">[</span>\n    <span class=\"n\">path</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;foo/&lt;int:code&gt;/&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">cache_page</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"mi\">60</span> <span class=\"o\">*</span> <span class=\"mi\">15</span><span class=\"p\">)(</span><span class=\"n\">my_view</span><span class=\"p\">)),</span>\n<span class=\"p\">]</span>\n</code></pre></div>\n</section>\n</section>\n<section id=\"template-fragment-caching\">\n<span id=\"std-templatetag-cache\"></span><h2>Cache bgian cetakan<a class=\"heading-anchor\" href=\"#template-fragment-caching\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Jika anda sedang mengejar lebih kendali, anda dapat juga cache fragmen cetakan menggunakan etiket cetakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache</span></code>. Untuk memberikan akses cetakan anda ke etiket ini, taruh <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">{%</span> <span class=\"pre\">load</span> <span class=\"pre\">cache</span> <span class=\"pre\">%}</span></code> dekat atas dari cetakan anda.</p>\n<p>Etiket cetakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">{%</span> <span class=\"pre\">cache</span> <span class=\"pre\">%}</span></code> menyimpan isi dari blok untuk sejumlah waktu yang diberikan. Itu mengambil setidaknya dua argumen: waktu habis cache, dalam detik, dan nama untuk memberikan bagian cache. Bagian di simpan selamanya jika waktu habis adalah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">None</span></code>. Nama akan diambil dengan adanya, jangan menggunakan sebuah variabel. Sebagai contoh:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"html+django\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Django template</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Django template code\"><code><span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">load</span> <span class=\"nv\">cache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">cache</span> <span class=\"m\">500</span> <span class=\"nv\">sidebar</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n    .. sidebar ..\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">endcache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Terkadang anda mungkin ingin menyimpan banyak salinan dari bagian tergantung pada beberapa dinamis data yang muncul didalam bagian. Sebagai contoh, anda mungkin ingin memisahkan salinan tersimpan dari batang sisi digunakan dalam contoh sebelumnya untuks etiap pengguna dari situs anda. Lakukan ini dengan melewatkan satu atau lebih argumen tambahan, yang mungkin berupa variabel dengan atau tanpa penyaring, pada etiket cetakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">{%</span> <span class=\"pre\">cache</span> <span class=\"pre\">%}</span></code> pada mencirikan secara unik bagian cache:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"html+django\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Django template</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Django template code\"><code><span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">load</span> <span class=\"nv\">cache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">cache</span> <span class=\"m\">500</span> <span class=\"nv\">sidebar</span> <span class=\"nv\">request.user.username</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n    .. sidebar for logged in user ..\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">endcache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-USE_I18N\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">USE_I18N</span></code></a> disetel menjadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">True</span></code> cache middleware per-situs akan <a class=\"reference internal\" href=\"#i18n-cache-key\"><span class=\"std std-ref\">respect the active language</span></a>. Untuk etiket cetakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache</span></code> anda dapat menggunakan satu dari <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/i18n/translation/#template-translation-vars\"><span class=\"std std-ref\">translation-specific variables</span></a> tersedia di cetakan untuk mencapai hasil sama:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"html+django\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Django template</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Django template code\"><code><span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">load</span> <span class=\"nv\">i18n</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">load</span> <span class=\"nv\">cache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">get_current_language</span> <span class=\"k\">as</span> <span class=\"nv\">LANGUAGE_CODE</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">cache</span> <span class=\"m\">600</span> <span class=\"nv\">welcome</span> <span class=\"nv\">LANGUAGE_CODE</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n    <span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">translate</span> <span class=\"s2\">&quot;Welcome to example.com&quot;</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">endcache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Cache waktu habis dapat berupa sebuah variabel cetakan, selama variabel cetakan mengatasi nilai integer. Sebagai contoh, jika variabel cetakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">my_timeout</span></code> disetel menjadi nilai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">600</span></code>, kemudian dua contoh berikut adalah setara:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"html+django\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Django template</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Django template code\"><code><span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">cache</span> <span class=\"m\">600</span> <span class=\"nv\">sidebar</span> <span class=\"cp\">%}</span> ... <span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">endcache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n<span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">cache</span> <span class=\"nv\">my_timeout</span> <span class=\"nv\">sidebar</span> <span class=\"cp\">%}</span> ... <span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">endcache</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n</code></pre></div>\n<p>This feature is useful in avoiding repetition in templates. You can set the\ntimeout in a variable, in one place, and reuse that value.</p>\n<p>Secara awalan, etiket cache akan mencoba menggunakan cache dipanggil &quot;template_fragments&quot;. Jika tidak ada cache seperti itu ada, itu akan kembali menggunakan cache awalan. Anda mungkin memilih sebuah backend cache bergantian untuk digunakan dengan argumen kata kunci <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">using</span></code>, yang harus berupa argumen terakhir ke etiket.</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"html+django\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Django template</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Django template code\"><code><span class=\"cp\">{%</span> <span class=\"k\">cache</span> <span class=\"m\">300</span> <span class=\"nv\">local-thing</span> <span class=\"p\">...</span>  <span class=\"nv\">using</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"s2\">&quot;localcache&quot;</span> <span class=\"cp\">%}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Itu adalah dianggap sebuah kesalahan untuk menentukan sebuah nama cache yang tidak dikonfigurasi.</p>\n<dl class=\"py function\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.cache.utils.make_template_fragment_key\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">django.core.cache.utils.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">make_template_fragment_key</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">fragment_name</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">vary_on</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.cache.utils.make_template_fragment_key\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Jika anda ingin mengambil kunci cache digunakan untuk cache bagian, anda dapat menggunakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">make_template_fragment_key</span></code>. <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">fragment_name</span></code> adalah sama sebagai argumen kedua pada etiket cetakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache</span></code>; <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">vary_on</span></code> adalah sebuah daftar dari semua argumen tambahan dilewatkan etiket. Fungsi ini dapat berguna untuk membatalkan atau menimpa cache barang, sebagai contoh:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"pycon\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python console</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python console code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.core.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">cache</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.core.cache.utils</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">make_template_fragment_key</span>\n<span class=\"go\"># cache key for {% cache 500 sidebar username %}</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">key</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"n\">make_template_fragment_key</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;sidebar&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"p\">[</span><span class=\"n\">username</span><span class=\"p\">])</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">delete</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">key</span><span class=\"p\">)</span> <span class=\"c1\"># invalidates cached template fragment</span>\n<span class=\"go\">True</span>\n</code></pre></div>\n</section>\n<section id=\"the-low-level-cache-api\">\n<span id=\"low-level-cache-api\"></span><h2>API cache tingkat-bawah<a class=\"heading-anchor\" href=\"#the-low-level-cache-api\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Terkadang, cache sebuah seluruhnya halaman dibangun tidak mendapatkan anda sangat banyak, faktanya, nyaman berlebihan.</p>\n<p>Mungkin, sebagai contoh, situs anda menyertakan sebuah tampilan yang hasilnya bergantung pada beberpa permintaan mahal, hasil dari yang berubah pada rentang berbeda. Dalam kasus ini, itu akan tidak sesuai menggunakan cache halaman-penuh yang strategi cache per-situs atau per-tampilan tawarkan, karena anda tidak ingin cache keseluruhan hasil (sejak beberapa data sering berubah), tetapi anda akan masih ingin cache hasil yang jarang berubah.</p>\n<p>For cases like this, Django exposes a low-level cache API. You can use this API\nto store objects in the cache with any level of granularity you like.  You can\ncache any Python object that can be pickled safely: strings, dictionaries,\nlists of model objects, and so forth. (Most common Python objects can be\npickled; refer to the Python documentation for more information about\npickling.)</p>\n<section id=\"accessing-the-cache\">\n<h3>Mengakses cache<a class=\"heading-anchor\" href=\"#accessing-the-cache\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<dl class=\"py data\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.cache.caches\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">django.core.cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">caches</span></span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.cache.caches\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd><p>Anda dapat mengakses cache dikonfigurasikan di pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a> melalui obyek seperti-kamus: <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.core.cache.caches</span></code>. Permintaan berulang untuk nama lain sama di thread sama akan mengembalikab obyek sama.</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.core.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">caches</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache1</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"n\">caches</span><span class=\"p\">[</span><span class=\"s1\">&#39;myalias&#39;</span><span class=\"p\">]</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache2</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"n\">caches</span><span class=\"p\">[</span><span class=\"s1\">&#39;myalias&#39;</span><span class=\"p\">]</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache1</span> <span class=\"ow\">is</span> <span class=\"n\">cache2</span>\n<span class=\"go\">True</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika kunci yang dinamai tidak ada, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">InvalidCacheBackendError</span></code>  akan muncul.</p>\n<p>Untuk menyediakan thread-safety, sebuah instance berbeda dari backend cache akan dikembalikan untuk setiap thread.</p>\n</dd></dl>\n\n<dl class=\"py data\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.cache.cache\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">django.core.cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">cache</span></span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.cache.cache\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd><p>Sebagai sebuah jalan pintas, cache awalan tersedia sebagai <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.core.cache.cache</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.core.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">cache</span>\n</code></pre></div>\n<p>Obyek ini setara terhadap <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">caches['default']</span></code>.</p>\n</dd></dl>\n\n</section>\n<section id=\"basic-usage\">\n<h3>Penggunaan dasar<a class=\"heading-anchor\" href=\"#basic-usage\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Antarmuka dasar adalah:</p>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.set\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">set</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">value</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">timeout</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">DEFAULT_TIMEOUT</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.set\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd><div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;hello, world!&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">30</span><span class=\"p\">)</span>\n</code></pre></div>\n</dd></dl>\n\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.get\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">get</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">default</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.get\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd><div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">&#39;hello, world!&#39;</span>\n</code></pre></div>\n</dd></dl>\n\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">key</span></code> harus berupa sebuah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">str</span></code>, dan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">value</span></code> dapat berupa obyek Python picklable.</p>\n<p>Argumen <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">timeout</span></code> adalah pilihan dan awalan pada argumen <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">timeout</span></code> dari backend sesuai di pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a> (dijelaskan diatas). Itu adalah jumlah nilai kedua harus disimpan di cache. Melewatkan di <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">None</span></code> untuk <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">timeout</span></code> akan cache nilai selamanya. Sebuah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">timeout</span></code> dari <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">0</span></code> tidak akan cache nilai.</p>\n<p>Jika obyek tidak ada di cache, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache.get()</span></code> mengembalikan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">None</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># Wait 30 seconds for &#39;my_key&#39; to expire...</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">None</span>\n</code></pre></div>\n<p>If you need to determine whether the object exists in the cache and you have\nstored a literal value <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">None</span></code>, use a sentinel object as the default:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">sentinel</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"nb\">object</span><span class=\"p\">()</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">sentinel</span><span class=\"p\">)</span> <span class=\"ow\">is</span> <span class=\"n\">sentinel</span>\n<span class=\"go\">False</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># Wait 30 seconds for &#39;my_key&#39; to expire...</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">sentinel</span><span class=\"p\">)</span> <span class=\"ow\">is</span> <span class=\"n\">sentinel</span>\n<span class=\"go\">True</span>\n</code></pre></div>\n<aside class=\"admonition-memcachedcache admonition\">\n<p class=\"admonition-title\"><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MemcachedCache</span></code></p>\n<p>Due to a <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">python-memcached</span></code> limitation, it's not possible to distinguish\nbetween stored <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">None</span></code> value and a cache miss signified by a return value\nof <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">None</span></code> on the deprecated <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MemcachedCache</span></code> backend.</p>\n</aside>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache.get()</span></code> dapat mengambil sebuah argumen <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">default</span></code>. Ini menentukan nilai mana untuk dikembalikan jika obyek tidak ada di cache:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;has expired&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">&#39;has expired&#39;</span>\n</code></pre></div>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.add\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">add</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">value</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">timeout</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">DEFAULT_TIMEOUT</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.add\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Untuk menambahkan sebuah kunci hanya jika itu tidak ada, gunakan metode <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">add()</span></code>. Itu mengambil parameter sama seperti <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">set()</span></code>, tetapi itu tidak akan mencoba memperbaharui cache jika kunci ditentukan sudah ada:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;add_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;Initial value&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">add</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;add_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;New value&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;add_key&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">&#39;Initial value&#39;</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika anda butuh mengetahui apakah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">add()</span></code> menyimpan sebuah nilai di cache, anda dapat memeriksa nilai kembalian. Itu akan mengembalikan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">True</span></code> jika nilai telah disimpan, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">False</span></code> sebaliknya.</p>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.get_or_set\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">get_or_set</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">default</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">timeout</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">DEFAULT_TIMEOUT</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.get_or_set\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>If you want to get a key's value or set a value if the key isn't in the cache,\nthere is the <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">get_or_set()</span></code> method. It takes the same parameters as <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">get()</span></code>\nbut the default is set as the new cache value for that key, rather than\nreturned:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_new_key&#39;</span><span class=\"p\">)</span>  <span class=\"c1\"># returns None</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get_or_set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_new_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;my new value&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">100</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">&#39;my new value&#39;</span>\n</code></pre></div>\n<p>Anda dapat juga melewatkan callable apapun sebagai nilai <em>awalan</em>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"kn\">import</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">datetime</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get_or_set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;some-timestamp-key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">datetime</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">datetime</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">now</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">datetime.datetime(2014, 12, 11, 0, 15, 49, 457920)</span>\n</code></pre></div>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.get_many\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">get_many</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">keys</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.get_many\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Ada juga sebuah antarmuka <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">get_many()</span></code> yang hanya mengenai cache sekali. <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">get_many()</span></code> megnembalikan sebuah kamus dengan semua kunc-i-kunci anda minta untuk yang sebenarnya ada di cache (dan belum kadaluarsa):</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;a&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">1</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;b&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">2</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;c&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">3</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get_many</span><span class=\"p\">([</span><span class=\"s1\">&#39;a&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;b&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;c&#39;</span><span class=\"p\">])</span>\n<span class=\"go\">{&#39;a&#39;: 1, &#39;b&#39;: 2, &#39;c&#39;: 3}</span>\n</code></pre></div>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.set_many\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">set_many</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">dict</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">timeout</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.set_many\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Untuk menyetel banyak nilai lebih efesien, gunakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">set_many()</span></code> untuk melewatkan sebuah kamus dari pasangan kunci-nilai:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set_many</span><span class=\"p\">({</span><span class=\"s1\">&#39;a&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"mi\">1</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;b&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"mi\">2</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;c&#39;</span><span class=\"p\">:</span> <span class=\"mi\">3</span><span class=\"p\">})</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get_many</span><span class=\"p\">([</span><span class=\"s1\">&#39;a&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;b&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;c&#39;</span><span class=\"p\">])</span>\n<span class=\"go\">{&#39;a&#39;: 1, &#39;b&#39;: 2, &#39;c&#39;: 3}</span>\n</code></pre></div>\n<p>Seperti <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache.set()</span></code>, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">set_many()</span></code> mengambil sebuah pilihan parameter <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">timeout</span></code>.</p>\n<p>Pada backend didukung (memcached), <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">set_many()</span></code> megnembalikan sebuah daftar dari kunci-kunci yang gagal dimasukkan.</p>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.delete\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">delete</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.delete\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>You can delete keys explicitly with <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">delete()</span></code> to clear the cache for a\nparticular object:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">delete</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;a&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">True</span>\n</code></pre></div>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">delete()</span></code> returns <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">True</span></code> if the key was successfully deleted, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">False</span></code>\notherwise.</p>\n<aside class=\"version-note version-changed\" data-version=\"3.1\">\n<p class=\"version-note-title\">Changed in Django 3.1</p><p>Nilai kembali boolean telah ditambahkan.</p>\n</aside>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.delete_many\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">delete_many</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">keys</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.delete_many\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Jika anda ingin membersihkan seikat kunci sekaligus, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">delete_many()</span></code> dapat mengambil sebuah daftar dari kunci untuk dibersihkan:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">delete_many</span><span class=\"p\">([</span><span class=\"s1\">&#39;a&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;b&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;c&#39;</span><span class=\"p\">])</span>\n</code></pre></div>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.clear\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">clear</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.clear\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Akhirnya, jika anda ingin menghapus semua kunci di cache, gunakan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache.clear()</span></code>. Hati-hatilah dengan ini; <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">clear()</span></code> akan memindahkan <em>semua</em> dari cache, bukan hanya kunci disetel oleh aplikasi anda.</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">clear</span><span class=\"p\">()</span>\n</code></pre></div>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.touch\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">touch</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">timeout</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">DEFAULT_TIMEOUT</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.touch\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache.touch()</span></code> mensetel kadaluarsa baru untuk sebuah kunci. Sebagai contoh, untuk memperbaharui sebuah kunci untuk kadaluarsa 10 detik dari sekarang:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">touch</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;a&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">10</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">True</span>\n</code></pre></div>\n<p>Like other methods, the <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">timeout</span></code> argument is optional and defaults to the\n<code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">TIMEOUT</span></code> option of the appropriate backend in the <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a> setting.</p>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">touch()</span></code> mengembalikan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">True</span></code> jika kunci berhasil disentuh, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">False</span></code> sebaliknya.</p>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.incr\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">incr</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">delta</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">1</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.incr\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.decr\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">decr</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">key</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">delta</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">1</span></span></em>, <em class=\"sig-param\"><span class=\"n\"><span class=\"pre\">version</span></span><span class=\"o\"><span class=\"pre\">=</span></span><span class=\"default_value\"><span class=\"pre\">None</span></span></em><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.decr\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Anda juga dapat menaikkan atau menurunkan kunci yang sudah ada menggunakan metode <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">incr()</span></code> atau <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">decr()</span></code>, masing-masing. Secara awalan, nilai cache yang ada akan dinaikkan atau diturunkan oleh 1. Nilai-nilai menaikkan/menurunkan lain dapat ditentukan dengan menyediakan sebuah argumen pada panggilan menaik/menurun. Sebuah ValueError akan dimuncukan untuk menaik atau menurun kunci cache tidak ada.:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;num&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">1</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">incr</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;num&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">2</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">incr</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;num&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">10</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">12</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">decr</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;num&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">11</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">decr</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;num&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"mi\">5</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">6</span>\n</code></pre></div>\n<aside class=\"admonition admonition-note\" role=\"note\">\n<p class=\"admonition-title\">Catatan</p>\n<p>Metide <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">incr()</span></code>/<code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">decr()</span></code> tidak menjamin menjadi atom, Pada backend itu yang mendukung penaikan/penurunan atom (kebanyakan terutama backend memcache), penaikan dan penurunan akan menjadi atom. Bagaimanapun, jika backend tidak asli menyediakan sebuah tindakan penaikan/penurunan, itu akan diterapkan menggunakan dua-langkah mengambil/memperbaharui.</p>\n</aside>\n<dl class=\"py method\">\n<dt class=\"sig sig-object py\" id=\"django.core.caches.cache.close\">\n<span class=\"sig-prename descclassname\"><span class=\"pre\">cache.</span></span><span class=\"sig-name descname\"><span class=\"pre\">close</span></span><span class=\"sig-paren\">(</span><span class=\"sig-paren\">)</span><a class=\"heading-anchor\" href=\"#django.core.caches.cache.close\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this definition</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></dt>\n<dd></dd></dl>\n\n<p>Anda dapat menutup hubungan ke cache anda dengan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">close()</span></code> jika diterapkan oleh backend cache.</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"default\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Code</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Code code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">close</span><span class=\"p\">()</span>\n</code></pre></div>\n<aside class=\"admonition admonition-note\" role=\"note\">\n<p class=\"admonition-title\">Catatan</p>\n<p>Untuk cache yang tidak menerapkan metode <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">close</span></code> itu adalah no-op.</p>\n</aside>\n</section>\n<section id=\"cache-key-prefixing\">\n<span id=\"id9\"></span><h3>Awalan kunci cache<a class=\"heading-anchor\" href=\"#cache-key-prefixing\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Jika anda sedang berbagi sebuah instance cache diantara peladen, atau diantara lingkungan produksi dan pengembangan anda, itu memungkinkan untuk data cache oleh satu peladen untuk digunakan oleh peladen lain. Jika bentuk dari data cache berbeda diantara peladen, ini dapat membawa ke sangat keras dari mengenal masalah-masalah.</p>\n<p>Untuk mencegah ini, Django menyediakan kemampuan untuk mengawali semua kunci cache digunakan oleh peladen. Ketika kunci cacge tertentu disimpan atau diambil, Django akan secara otomatis mengawali kunci cache dengan nilai dari pengaturan cache <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-KEY_PREFIX\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">KEY_PREFIX</span></code></a>.</p>\n<p>Dengan memastikan setiap instance Django mempunyai <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-KEY_PREFIX\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">KEY_PREFIX</span></code></a> berbeda, anda dapat memastikan bahwa akan tidak ada tubrukan di nilai-nilai cache.</p>\n</section>\n<section id=\"cache-versioning\">\n<span id=\"id10\"></span><h3>Memversikan cache<a class=\"heading-anchor\" href=\"#cache-versioning\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Ketika anda merubah menjalankan kode yang menggunakan nilai cache, anda mungkin butuh membersihkan nilai-nilai cache yang ada. Cara termudah melakukan ini adalah membilas keseluruhan cache, tetapi ini dapat membawa ke kehilangan nilai cache yang masih sah dan berguna.</p>\n<p>Django menyediakan cara terbaik pada nilai-nilai cache masing-masing sasaran. Kerangka kerja cache Django mempunyai penciri versi lebar-sistem, ditentukan menggunakan pengaturan cache <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-VERSION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">VERSION</span></code></a>. Nilai dari pengaturan ini secara otomatis dipadukan dengan awalan cache dan kunci cache disediakan-pengguna untuk mendapatkan kunci cache akhir.</p>\n<p>Secara awalan, apapun permintaan kunci akan secara otomaris menyertakan versi kunci cache awalan situs. Bagaimanapun, fungsi cache primitif semua menyertakan sebuah argumen <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">version</span></code>, jadi anda dapt menentukan versi kunci cache tertentu untuk disetel atau didapatkan. Sebagai contoh:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># Set version 2 of a cache key</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">set</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;hello world!&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">version</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"mi\">2</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># Get the default version (assuming version=1)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">None</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># Get version 2 of the same key</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">version</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"mi\">2</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">&#39;hello world!&#39;</span>\n</code></pre></div>\n<p>Versi dari kunci tertentu ini dapat dinaikkan dan diturunkan menggunakan metode <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">incr_version()</span></code> dan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">decr_version()</span></code> Ini mengadakan kunci-kunci tertentu untuk bertemu ke versi baru, meminggalkan kunci-kunci lain tidak terpengaruh. Melanjutkan contoh sebelumnya kami:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># Increment the version of &#39;my_key&#39;</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">incr_version</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># The default version still isn&#39;t available</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">None</span>\n<span class=\"go\"># Version 2 isn&#39;t available, either</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">version</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"mi\">2</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">None</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"c1\"># But version 3 *is* available</span>\n<span class=\"gp\">&gt;&gt;&gt; </span><span class=\"n\">cache</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">get</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;my_key&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">version</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"mi\">3</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"go\">&#39;hello world!&#39;</span>\n</code></pre></div>\n</section>\n<section id=\"cache-key-transformation\">\n<span id=\"id11\"></span><h3>Perubahan kunci cache<a class=\"heading-anchor\" href=\"#cache-key-transformation\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Seperti digambarkan di dua bagian sebelumnya, kunci cache disediakan oleh seorang pengguna tidak digunakan secara harfiah -- itu dipadukan dengan awalan cache dan versi kunci untuk menyediakan kunci cache akhir. Secara awalan, tiga bagian digabungkan menggunakan titik dua untuk menghasilkan string akhir:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">make_key</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">key</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">key_prefix</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">version</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"k\">return</span> <span class=\"s1\">&#39;</span><span class=\"si\">%s</span><span class=\"s1\">:</span><span class=\"si\">%s</span><span class=\"s1\">:</span><span class=\"si\">%s</span><span class=\"s1\">&#39;</span> <span class=\"o\">%</span> <span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">key_prefix</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">version</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">key</span><span class=\"p\">)</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika anda ingin memadukan bagian-bagian di cara berbeda, atau memberlakukan pengolahan lain menjadi kunci akhir (sebagai contoh, mengambil campuran inti dari bagian-bagian kunci), anda daat menyediakan sebuah fungsi kunci penyesuaian.</p>\n<p>Pengaturan cache <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-KEY_FUNCTION\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">KEY_FUNCTION</span></code></a> menentukan jalur-bertitik pada sebuah fungsi mencocokan purwa-rupa dari <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">make_key()</span></code> diatas. Jika disediakan, fungsi kunci penyesuaian ini akan digunakan sebagai gantia dari kunci awalan memadukan fungsi.</p>\n</section>\n<section id=\"cache-key-warnings\">\n<h3>Peringatan kunci cache<a class=\"heading-anchor\" href=\"#cache-key-warnings\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h3>\n<p>Memcache, backend cache paling digunakan-umum produksi, tidak mengizinkan kunci cache lebih panjang dari 250 karakter atau mengandung ruang kosong atau kendali karakter, dan menggunakan kunci seperti itu akan menyebabkan sebuah pengecualian. Untuk mendorong kode ringan-cache menerbitkan sebuah peringatan (<code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.core.cache.backends.base.CacheKeyWarning</span></code>) jika sebuah kecil yang dapat menyebabkan sebuah kesalahan pada memcache.</p>\n<p>Jika anda sedang menggunakan backend produksi yang dapat menerima jangkauan lebih luas dari kunci (backend penyesuaian, atau satu dari bukan-memcache backend siap-pakai), dan ingin menggunakan jangkauan luas ini tanpa peringatan, anda dapat mendiamkan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CacheKeyWarning</span></code> dengan kode ini di modul <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">management</span></code> dari satu dari <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">INSTALLED_APPS</span></code></a> anda:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">import</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">warnings</span>\n\n<span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.core.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">CacheKeyWarning</span>\n\n<span class=\"n\">warnings</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">simplefilter</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s2\">&quot;ignore&quot;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">CacheKeyWarning</span><span class=\"p\">)</span>\n</code></pre></div>\n<p>Jika anda ingin daripada menyediakan penyesuaian logika pengecekan kunci untuk satu dari backend pasang-tetap, anda dapat mensubkelaskannya, timpa hanya metode <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">validate_key</span></code>, dan ikuti petunjuk untuk <a class=\"reference internal\" href=\"#using-a-custom-cache-backend\">using a custom cache backend</a>. Sebagai contoh, untuk melakukan ini untuk backend <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">locmem</span></code>, taruh kode ini di modul:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.core.cache.backends.locmem</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">LocMemCache</span>\n\n<span class=\"k\">class</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nc\">CustomLocMemCache</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">LocMemCache</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">validate_key</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"bp\">self</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">key</span><span class=\"p\">):</span>\n<span class=\"w\">        </span><span class=\"sd\">&quot;&quot;&quot;Custom validation, raising exceptions or warnings as needed.&quot;&quot;&quot;</span>\n        <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>...dan menggunakan jalur Python bertitik pada kelas ini di bagain <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES-BACKEND\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">BACKEND</span></code></a> dari pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHES\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHES</span></code></a>.</p>\n</section>\n</section>\n<section id=\"downstream-caches\">\n<span id=\"id12\"></span><h2>Cache hilir<a class=\"heading-anchor\" href=\"#downstream-caches\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Sejauh ini, dokumen ini telah memfokuskan pada cache data anda <em>sendiri</em>. Tetapi jenis lain dari cache adalah berhubungan pada pengembangan Jaringan, juga: penampilan cache oleh cache &quot;downstream&quot;. Ada sistem yang halaman cache untuk pengguna bahkan sebelum permintaan mencapai situs jaringan anda.</p>\n<p>Ini adalah sedikit contoh dari cache hilir:</p>\n<ul class=\"simple\">\n<li><p>ISP anda mungkin cache halaman tertentu, jadi jika anda diminta sebuah halaman dari <a class=\"reference external\" href=\"https://example.com/\">https://example.com/</a>, ISP anda akan mengirim anda halaman tanpa mengakses example.com langsung. Perawat dari example.com tidak mempunyai pengetahuan dari cache ini; ISP duduk diantara example.com dan peramban Jaringan anda, menangani semua cache secara transparan.</p></li>\n<li><p>Situs jaringan Django anda mungkin duduk dibelakang <em>cache proxy</em>, seperti Squid Web Proxy Cache (<a class=\"reference external\" href=\"http://www.squid-cache.org/\">http://www.squid-cache.org/</a>), yang cache halaman untuk penampilan. Dalam kasus ini, setiap permintaan pertama akan ditangani oleh proxy, dan itu akan dilewatkan ke aplikasi anda jika dibutuhkan.</p></li>\n<li><p>Peramban Jaringan anda cache halaman, juga. jika halaman Jaringan mengirim kepala sesuai, peramban anda akan menggunakan salinan cache lokal untuk permintaan berikutnya ke halaman itu, tanpa bahkan menghubungi halaman jaringan kembali untuk melihat apakah itu telah berubah.</p></li>\n</ul>\n<p>Cache hilir adalah tambahan efesiensi yang bagus, tetapi ada bahaya terhadap itu: Banyak isi halaman Jaringan dibedakan berdasarkan pada autentifikasi dan rumah dari variabel lain, dan sistem cache yang dengan buta menyimpan halaman berdasarkan semata-mata pada URL dapat di membongkar data tidak benar atai sensitif ke pengungjung selanjutnya ke halaman-halaman itu.</p>\n<p>For example, if you operate a Web email system, then the contents of the\n&quot;inbox&quot; page depend on which user is logged in. If an ISP blindly cached your\nsite, then the first user who logged in through that ISP would have their\nuser-specific inbox page cached for subsequent visitors to the site.  That's\nnot cool.</p>\n<p>Untungnya, HTTP menyediakan sebuah pemecahan pada masalah ini. Sejumlah kepala HTTP ada untuk memberikan petunjuk cache hilir untuk membedakan isi cache mereka bergantung pada variabel-variabel ditunjuk, dan memberitahu mekanisme cache tidak meng cache halaman tertentu. Kami akan mencari beberapa kepala ini di bagian-bagian yang mengikuti.</p>\n</section>\n<section id=\"using-vary-headers\">\n<span id=\"id13\"></span><h2>Menggunakan kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span></code><a class=\"heading-anchor\" href=\"#using-vary-headers\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span></code> menentukan permintaan mana kepala sebuah mekanisme cache harus diambil kedalam akun ketika membangun kunci cachenya. Sebagai contoh, jika isi dari halaman Jaringan bergantung pada pilihan bahasa pengguna, halaman dikatakan &quot;vary on language.&quot;</p>\n<p>Secara awalan, sistem cache Django membuat kunci cache nya menggunakan URL sepenuhnya-memenuhi syarat diminta -- sebagai contoh, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">&quot;https://www.example.com/stories/2005/?order_by=author&quot;</span></code>. Ini berarti setiap permintaan ke URL itu akan menggunakan versi cache sama, tanpa memperhatikan dari perbedaan agen-pengguna seperti kue atau pilihan bahasa. Bagaimanapun, jika halaman ini menghasilkan isi berbeda berdasarkan pada beberapa perbedaan di kepala permintaan -- seperti sebuah  kue, atau sebuah bahasa, atau agen-pengguna -- anda akan butuh menggunakan kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span></code> untuk memberitahu mekanisme cache yang keluaran halaman bergantung pada hal-hal tersebut.</p>\n<p>Untuk melakukan ini di Django, gunakan penghias tampilan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.vary.vary_on_headers\" title=\"django.views.decorators.vary.vary_on_headers\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.views.decorators.vary.vary_on_headers()</span></code></a> nyaman, seperti begitu:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.vary</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">vary_on_headers</span>\n\n<span class=\"nd\">@vary_on_headers</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;User-Agent&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>Di kasus ini, mekanisme cache (seperti middleware cache sendiri Django) akan cache sebuah versi terpisah dari halaman untuk setiap agen-pengguna unik.</p>\n<p>Keuntungan menggunakan penghias <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">vary_on_headers</span></code> daripada secara manual mengatur kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span></code> (menggunakan sesuatu seperti <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">response['Vary']</span> <span class=\"pre\">=</span> <span class=\"pre\">'user-agent'</span></code>) adalah bahwa penghias <em>adds</em> pada kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span></code> (yang mungkin sudah ada), daripada mengatur itu dari goresan dan berpeluang mengutamakan apapun yang telah ada disana.</p>\n<p>Anda dapat melewatkan banyak kepala pada <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">vary_on_headers()</span></code>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"nd\">@vary_on_headers</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;User-Agent&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;Cookie&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>Ini memberitahukan cache hilir untuk vary pada <em>kedua</em>, yang berarti setiap perpaduan dari agen-pengguna dan kue akan mendapatkan nilai cache nya sendiri. Sebagai contoh, sebuah permintaan dengan agen-pengguna <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Mozilla</span></code> dan nilai kue <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">foo=bar</span></code> akan dianggap berbeda dari permintaan dengan agen-pengguna <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Mozilla</span></code> dan nilai kue <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">foo=ham</span></code>.</p>\n<p>Karena beragam pada kue adalah sangat umum, ada sebuah penghias <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.vary.vary_on_cookie\" title=\"django.views.decorators.vary.vary_on_cookie\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.views.decorators.vary.vary_on_cookie()</span></code></a>. Kedua tampilan ini adalah setara:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"nd\">@vary_on_cookie</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n\n<span class=\"nd\">@vary_on_headers</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"s1\">&#39;Cookie&#39;</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>Kepala anda lewatkan ke <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">vary_on_headers</span></code> tidak  hal-hal sensitif; <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">&quot;User-Agent&quot;</span></code> adalah hal sama seperti <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">&quot;user-agent&quot;</span></code>.</p>\n<p>Anda dapat juga menggunakan fungsi pembantu, <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/utils/#django.utils.cache.patch_vary_headers\" title=\"django.utils.cache.patch_vary_headers\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">django.utils.cache.patch_vary_headers()</span></code></a>, secara langsung. Fungsi ini menyetel, atau menambah ke, <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span> <span class=\"pre\">header</span></code>. Sebagai contoh:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.shortcuts</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">render</span>\n<span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.utils.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">patch_vary_headers</span>\n\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n    <span class=\"n\">response</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"n\">render</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"s1\">&#39;template_name&#39;</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">context</span><span class=\"p\">)</span>\n    <span class=\"n\">patch_vary_headers</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">response</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"p\">[</span><span class=\"s1\">&#39;Cookie&#39;</span><span class=\"p\">])</span>\n    <span class=\"k\">return</span> <span class=\"n\">response</span>\n</code></pre></div>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">patch_vary_headers</span></code> mengambil sebuah instance <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/request-response/#django.http.HttpResponse\" title=\"django.http.HttpResponse\"><code class=\"xref py py-class docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">HttpResponse</span></code></a> sebagai argumen pertamanya dan sebuah list/tuple dari nama-nama kepala kasus-tidak-peka sebagai argumen keduanya.</p>\n<p>Untuk lebih pada kepala Vary, lihat <span class=\"target\" id=\"index-6\"></span><a class=\"rfc reference external\" href=\"https://datatracker.ietf.org/doc/html/rfc7231.html#section-7.1.4\"><strong>official Vary spec</strong></a>.</p>\n</section>\n<section id=\"controlling-cache-using-other-headers\">\n<h2>Mengendalikan tembolok: Menggunakan kepala lainnya<a class=\"heading-anchor\" href=\"#controlling-cache-using-other-headers\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Masalah lain dengan cache adalah pribadi dari data dan pertanyaan dari dimana data harus disimpan di cache urutan kebawah.</p>\n<p>Seorang pengguna biasanya menghadapi dua hal dari cache: cache perambannya mereka (sebuah cache pribadi) dan cache penyedia mereka (sebuah cache umum). Sebuah cache umum digunakan oleh banyak pengguna dan dikendalikan oleh seseorang lain. Sikap ini masalah dengan data sensitif--anda tidak ingin mengatakan, katakan, nomor akun bank anda disimpan di cache umum. Sehingga aplikasi Jaringan butuh cara memberitahu cache yang data adalah pribadi dan mana yang umum.</p>\n<p>Pemecahannya adalah menunjukkan cache halaman harus berupa &quot;private&quot;. Untuk melakukan ini di Django, gunakan penghias tampilan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.cache.cache_control\" title=\"django.views.decorators.cache.cache_control\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_control()</span></code></a>. Contoh:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">cache_control</span>\n\n<span class=\"nd\">@cache_control</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">private</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"kc\">True</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>Penghias ini merawat dari mengirim keluar kepala HTTP sesuai dibelakang layar.</p>\n<p>Catat bahwa pengaturan kendali cache &quot;pribadi&quot; and &quot;umum&quot; adalah saling eksklusif. Penghias memastikan bahwa petunjuk &quot;umum: dipindahkan jika &quot;pribadi&quot; harus disetel (dan sebaliknya). Sebuah contoh penggunaan daro dua petunjuk akan menjadi sebuah situs blog yang menawarkan kedua masukan pribadi dan umum. Masukan umum mungkin di cache pada cache berbagi apapun. Kode berikut menggunakan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/utils/#django.utils.cache.patch_cache_control\" title=\"django.utils.cache.patch_cache_control\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">patch_cache_control()</span></code></a>, cara manual untuk merubah kepala kendali cache (itu adalah secara internal dipanggil oleh penghias <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.cache.cache_control\" title=\"django.views.decorators.cache.cache_control\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_control()</span></code></a>):</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">patch_cache_control</span>\n<span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.vary</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">vary_on_cookie</span>\n\n<span class=\"nd\">@vary_on_cookie</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">list_blog_entries_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"k\">if</span> <span class=\"n\">request</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">user</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">is_anonymous</span><span class=\"p\">:</span>\n        <span class=\"n\">response</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"n\">render_only_public_entries</span><span class=\"p\">()</span>\n        <span class=\"n\">patch_cache_control</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">response</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">public</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"kc\">True</span><span class=\"p\">)</span>\n    <span class=\"k\">else</span><span class=\"p\">:</span>\n        <span class=\"n\">response</span> <span class=\"o\">=</span> <span class=\"n\">render_private_and_public_entries</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"o\">.</span><span class=\"n\">user</span><span class=\"p\">)</span>\n        <span class=\"n\">patch_cache_control</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">response</span><span class=\"p\">,</span> <span class=\"n\">private</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"kc\">True</span><span class=\"p\">)</span>\n\n    <span class=\"k\">return</span> <span class=\"n\">response</span>\n</code></pre></div>\n<p>Anda dapat mengendalikan cache hilir di cara lain demukian juga (lihat <span class=\"target\" id=\"index-7\"></span><a class=\"rfc reference external\" href=\"https://datatracker.ietf.org/doc/html/rfc7234.html\"><strong>RFC 7234</strong></a> untuk rincian pada cache HTTP). Sebagai contoh, bahkan jika anda tidak menggunakan kerangka kerja cache sisi-peladen, anda dapat masih meberitahu klien untuk cache sebuah tampilan untuk sejumlah waktu tertentu dengan petunjuk <span class=\"target\" id=\"index-8\"></span><a class=\"rfc reference external\" href=\"https://datatracker.ietf.org/doc/html/rfc7234.html#section-5.2.2.8\"><strong>max-age</strong></a>:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">cache_control</span>\n\n<span class=\"nd\">@cache_control</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">max_age</span><span class=\"o\">=</span><span class=\"mi\">3600</span><span class=\"p\">)</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">my_view</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n<p>(Jika anda <em>melakukan</em> menggunakan middleware cache, itu sudah disetel <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">max-age</span></code> dengan nilai dari pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">CACHE_MIDDLEWARE_SECONDS</span></code></a>. Dalam kasus itu, penyesuaian <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">max-age</span></code> dari penghias <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.cache.cache_control\" title=\"django.views.decorators.cache.cache_control\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_control()</span></code></a> akan mengambil hak lebih tinggi, dan nilai-nlai kepala akan digabung dengan benar.)</p>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Cache-Control</span></code> sah apapun menangganpi petunjuk adalah sah di <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">cache_control()</span></code>. Ini adalah beberapa contoh lebih:</p>\n<ul class=\"simple\">\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">no_transform=True</span></code></p></li>\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">must_revalidate=True</span></code></p></li>\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">stale_while_revalidate=num_seconds</span></code></p></li>\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">no_cache=True</span></code></p></li>\n</ul>\n<p>Daftar penuh dari arahan dikenal dapat ditemukan di <a class=\"reference external\" href=\"https://www.iana.org/assignments/http-cache-directives/http-cache-directives.xhtml\">IANA registry</a> (catat bahwa tidak semua dari mereka memberlakukan terhadap tanggapan).</p>\n<p>Jika anda ingin menggunakan kepala untuk meniadakan cache sama sekali, <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/topics/http/decorators/#django.views.decorators.cache.never_cache\" title=\"django.views.decorators.cache.never_cache\"><code class=\"xref py py-func docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">never_cache()</span></code></a> adalah tampilan penghias yang menambahkan kepala-kepala untuk memastikan tanggapan tidak akan di cache oleh peramban atau cache lain. Contoh:</p>\n<div class=\"code-block\" data-language=\"python\"><div class=\"code-block-toolbar\"><span class=\"code-block-language\">Python</span><button type=\"button\" class=\"copy-button\" data-copy hidden><span class=\"copy-button-label\">Copy</span></button></div><pre role=\"group\" tabindex=\"0\" aria-label=\"Python code\"><code><span class=\"kn\">from</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nn\">django.views.decorators.cache</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"kn\">import</span> <span class=\"n\">never_cache</span>\n\n<span class=\"nd\">@never_cache</span>\n<span class=\"k\">def</span><span class=\"w\"> </span><span class=\"nf\">myview</span><span class=\"p\">(</span><span class=\"n\">request</span><span class=\"p\">):</span>\n    <span class=\"o\">...</span>\n</code></pre></div>\n</section>\n<section id=\"order-of-middleware\">\n<h2>urutan dari <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MIDDLEWARE</span></code><a class=\"heading-anchor\" href=\"#order-of-middleware\"><span class=\"visually-hidden\">Link to this heading</span><span aria-hidden=\"true\">#</span></a></h2>\n<p>Jika anda menggunakan middleware cache, itu adalah penting untuk menaruh setiap setengah di tempat kanan dalam pengaturan <a class=\"reference internal\" href=\"/id/3.1/ref/settings/#std-setting-MIDDLEWARE\"><code class=\"xref std std-setting docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">MIDDLEWARE</span></code></a>, Itu karena middleware cache butuh mengetahui kepala-kepala mana yang digunakan oleh cary pentimpan cache. Middleware selau menambahkan sesuatu ke kepala tanggapan <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span></code> ketika itu dapat.</p>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">UpdateCacheMiddleware</span></code> berjalan selama fase tanggapan, dimana middleware berjalan di membalikkan urutan, jadi sebuah barang pada teratas dari daftar menjalankan <em>terakhir</em> selama fase tanggapan. Dengan demikian, anda butuh memastikan bahwa <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">UpdateCacheMiddleware</span></code> muncul <em>sebelum</em> middleware lain apapun yang mungkin menambahkan sesuatu ke kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Vary</span></code>. Modul middleware berikut melakukannya:</p>\n<ul class=\"simple\">\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">SessionMiddleware</span></code> menambah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Cookie</span></code></p></li>\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">GZipMiddleware</span></code> menambah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Accept-Encoding</span></code></p></li>\n<li><p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">LocaleMiddleware</span></code> menambah <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">Accept-Language</span></code></p></li>\n</ul>\n<p><code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">FetchFromCacheMiddleware</span></code>, di sisi lain, berjalan selama fase permintaan, dimana middleware diberlakukan pertama-ke-terakhir, jadi sebuah barang pada teratas dari daftar berjalan <em>pertama</em> selama fase permintaan. <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">FetchFromCacheMiddleware</span></code> juga butuh menjalankan setelah middleware lain memperbaharui kepala <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">vary</span></code>, jadi <code class=\"docutils literal notranslate\"><span class=\"pre\">FetchFromCacheMiddleware</span></code> harus berupa <em>setelah</em> barang apapun yang melakukannya.</p>\n</section>","rootId":"django-s-cache-framework","toc":[{"title":"Mengatur tembolok","anchor":"setting-up-the-cache","children":[{"title":"Memcache","anchor":"memcached","children":[]},{"title":"Menembolok basisdata","anchor":"database-caching","children":[{"title":"Membuat tabel tembolok","anchor":"creating-the-cache-table","children":[]},{"title":"Basisdata banyak","anchor":"multiple-databases","children":[]}]},{"title":"Cache sistem berkas","anchor":"filesystem-caching","children":[]},{"title":"Cache memori-lokal","anchor":"local-memory-caching","children":[]},{"title":"Cache tiruan (untuk pengembangan)","anchor":"dummy-caching-for-development","children":[]},{"title":"Menggunakan backend cache penyesuaian","anchor":"using-a-custom-cache-backend","children":[]},{"title":"Argumen cache","anchor":"cache-arguments","children":[]}]},{"title":"Cache per-site","anchor":"the-per-site-cache","children":[]},{"title":"Cache per-tampilan","anchor":"the-per-view-cache","children":[{"title":"Menentukan cache per-tampilan di URLconf","anchor":"specifying-per-view-cache-in-the-urlconf","children":[]}]},{"title":"Cache bgian cetakan","anchor":"template-fragment-caching","children":[]},{"title":"API cache tingkat-bawah","anchor":"the-low-level-cache-api","children":[{"title":"Mengakses cache","anchor":"accessing-the-cache","children":[]},{"title":"Penggunaan dasar","anchor":"basic-usage","children":[]},{"title":"Awalan kunci cache","anchor":"cache-key-prefixing","children":[]},{"title":"Memversikan cache","anchor":"cache-versioning","children":[]},{"title":"Perubahan kunci cache","anchor":"cache-key-transformation","children":[]},{"title":"Peringatan kunci cache","anchor":"cache-key-warnings","children":[]}]},{"title":"Cache hilir","anchor":"downstream-caches","children":[]},{"title":"Menggunakan kepala Vary","anchor":"using-vary-headers","children":[]},{"title":"Mengendalikan tembolok: Menggunakan kepala lainnya","anchor":"controlling-cache-using-other-headers","children":[]},{"title":"urutan dari MIDDLEWARE","anchor":"order-of-middleware","children":[]}],"breadcrumbs":[{"docname":"topics/index","title":"Menggunakan Django","url":"/id/3.1/topics/"}],"prev":{"docname":"topics/auth/customizing","title":"Mengkostumisasi autentikasi di Django","url":"/id/3.1/topics/auth/customizing/"},"next":{"docname":"topics/conditional-view-processing","title":"Pengolahan Tampilan Bersyarat","url":"/id/3.1/topics/conditional-view-processing/"},"formats":{"html":"/id/3.1/topics/cache/","markdown":"/id/3.1/topics/cache.md","json":"/id/3.1/topics/cache.json"},"source":"https://github.com/django/django/blob/stable/3.1.x/docs/topics/cache.txt","official":"https://docs.djangoproject.com/id/3.1/topics/cache/","inVersions":["6.1","6.0","5.2","5.1","5.0","4.2","4.1","4.0","3.2","3.1","3.0","2.2","2.1","2.0","1.11","1.10","1.9"],"inLocales":["en","zh-hans","fr","ja","id","pt-br","ko","es","el","pl"]}