---
title: "Mengkostumisasi autentikasi di Django"
version: 2.1
locale: id
source: https://docs.djangoproject.com/id/2.1/topics/auth/customizing/
canonical: https://djangodocs.dev/id/2.1/topics/auth/customizing/
---
# Mengkostumisasi autentikasi di Django

Autentikasi yang telah disediakan Django sudah cukup baik untuk kasus-kasus pada umumnya, tetapi Anda mungkin memiliki kebutuhan yang tidak dipenuhi oleh fitur bawaan. Mengkostumisasi otentikasi pada proyek-proyek anda membutuhkan pengertian atas bagian-bagian tersedia yang dapat diturunkan atau diubah. Dokumen ini menyediakan detil tentang bagaimana sitem otentikasi dapat dikostumisasi.

[Authentication backends](#authentication-backends) menyediakan sebuah sistem yang dapat diperpanjang untuk ketika nama pengguna dan sandi disimpan dengan model pengguna butuh untuk diotentifikasi terhadap layanan berbeda dari awalan Django.

Anda dapat memberikan model anda perizinan [custom permissions](#custom-permissions) yang dapat diperiksa melalui sistem otorisasi Django.

Anda dapat [extend](#extending-user) awalan model `User`, atau [substitute](#auth-custom-user) sepenuhnya model disesuaikan.

## Sumber pembuktian keaslian lain

Mungkin ada kali anda harus butuh mengait ke dalam sumber pembuktian keaslian lain -- yaitu, sumber lain dari nama pengguna dan sandi atau metode pembuktian keaslian.

Sebagai contoh, perusahaan anda mungkin sudah mempunyai pengaturan LDAP yang menyimpan nama pengguna dan sandi untuk setiap karyawan. Itu akan menjadi cekcok untuk kedua administrator jaringan dan pengguna nya sendiri jika pengguna mempunyai akun terpisah di LDAP dan aplikasi berbasis-Django.

Jadi, untuk menangani keadaan seperti ini, sistem pembuktian keaslian Django membiarkan anda memasang sumber pembuktian keaslian lain. Anda dapat menimpa skema berbasis-basisdata awal Django, atau anda dapat menggunakan sistem awal untuk dipasangkan dengan sistem lain.

Lihat [authentication backend reference](/id/2.1/ref/contrib/auth/#authentication-backends-reference) untuk informasi pada backend otentifikasi yang disertakan dengan Django.

### Menentukan backend pembuktian keaslian

Dibelakang layar, Django merawat daftar "backend pembuktian keaslian" yang dia periksa untuk pembuktian keaslian. Ketika seseorang memanggil [`django.contrib.auth.authenticate()`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.authenticate) -- seperti digambarkan di [How to log a user in](/id/2.1/topics/auth/default/#how-to-log-a-user-in) -- Django mencoba membuktikan keaslian disemua bakcend pembuktian keaslian itu. Jika metode pembuktian keaslian pertama gagal, Django mencoba yang kedua, dan selanjutnya, sampai semua backend telah dicoba.

Daftar backend pembuktian keaslian untuk digunakan ditentukan dalam pengaturan [`AUTHENTICATION_BACKENDS`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTHENTICATION_BACKENDS). Ini seharusnya daftar nama jalur Python yang menunjuk ke kelas Python yang mengetahui bagaimana membuktikan keaslian. Kelas ini dapat berada dimanapun di jalur Python anda.

Secara awal, [`AUTHENTICATION_BACKENDS`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTHENTICATION_BACKENDS) disetel ke:

```
['django.contrib.auth.backends.ModelBackend']
```

Itu adalah backend pembuktian keaslian dasar yang memeriksa basisdata pengguna Django dan permintaan perizinan siap-pakai. Dia tidak menyediakan perlindungan terhadap serangan paksa brutal melalui mekanisme pembatasan apapun. Anda dapat salah satu menerapkan mekanisme pembatasan laju anda sendiri di backend pembuktian keaslian penyesuaian, atau menggunakan mekanisme yang disediakan oleh kebanyakan peladen Jaringan.

Urutan masalah [`AUTHENTICATION_BACKENDS`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTHENTICATION_BACKENDS), jadi jika nama pengguna dan sandi sama adalah sah di banyak backend, Django akan menghentikan pengolahan pada pertama yang positif cocok.

Jika backend memunculkan pengecualian [`PermissionDenied`](/id/2.1/ref/exceptions/#django.core.exceptions.PermissionDenied), pembuktian keaslian akan segera gagal. Django tidak akan memeriksa backend yang mengikuti.

> **Note**
>
> Sekali pengguna telah dibuktikan keasliannya, Django menyimpan backend mana yang telah digunakan untuk membuktikan keaslian pengguna di sesi pengguna, dan menggunakan kembali backend sama untuk lamanya sesi tersebut bilamana mengakses ke pengguna dibuktikan keasliannya saat ini dibutuhkan. Ini secara efektif berarti bahwa sumber pembuktian keaslian disimpan pada per sesi, jadi jika anda merubah [`AUTHENTICATION_BACKENDS`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTHENTICATION_BACKENDS), anda akan butuh membersihkan data sesi jika anda butuh memaksa pengguna membuktikan keaslian kembali menggunakan model berbeda. Cara sederhana untuk melakukan itu adalah mengjalankan `Session.objects.all().delete()`.

### Menulis backend pembuktian keaslian

Sebuah backend autentifikasi adalah sebuah kelas yang menerapkan dua metode wajib: `get_user(user_id)` dan `authenticate(request, **credentials)`, dan juga kumpulan dari pilihan perizinan terhubung [authorization methods](#authorization-methods).

The `get_user` method takes a `user_id` -- which could be a username,
database ID or whatever, but has to be the primary key of your user object --
and returns a user object or `None`.

Metode `authenticate` mengambil argumen `request` dan mandat sebagai kata kunci. Kebanyakan dari waktu, dia akan kelihatan seperti ini:

```
class MyBackend:
    def authenticate(self, request, username=None, password=None):
        # Check the username/password and return a user.
        ...
```

Tetapi itu dapat juga membuktikan keaslian sebuah token, seperti begitu:

```
class MyBackend:
    def authenticate(self, request, token=None):
        # Check the token and return a user.
        ...
```

Salah satu cara, `authenticate()` harus memeriksa mandat yang dia dapatkan, dan dia harus mengembalikan obyek user yang cocok dengan mandat, jika mandat sah. Jika mereka tidak sah, dia harus mengembalikan `None`.

`request` adalah sebuah [`HttpRequest`](/id/2.1/ref/request-response/#django.http.HttpRequest) dan mungkin berupa `None` jika itu tidak disediakan pada [`authenticate()`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.authenticate) (yang melewatkan itu ke backend).

Admin Django erat ke Django [User object](/id/2.1/topics/auth/default/#user-objects). Cara terbaik berurusan dengna ini adalah membuat obyek `user` Django untuk setiap pengguna yang ada untuk backend anda (sebagai contoh dalam direktori LDAP, basisdata SQL eksternal anda, dll.) Anda dapat salah satu menulis tulisan untuk melakukannya terlebih dahulu, atau metode `authenticate` anda dapat melakukannya pertama kali pengguna masuk.

Ini adalah sebuah contoh yang membuktikan keaslian variabel terhdap nama pengguna dan sandi ditentukan dalam berkas `settings.py` anda dan membuat sebuah obyek `User` Django pertama kali pengguna dibuktikan keaslian:

```
from django.conf import settings
from django.contrib.auth.hashers import check_password
from django.contrib.auth.models import User

class SettingsBackend:
    """
    Authenticate against the settings ADMIN_LOGIN and ADMIN_PASSWORD.

    Use the login name and a hash of the password. For example:

    ADMIN_LOGIN = 'admin'
    ADMIN_PASSWORD = 'pbkdf2_sha256$30000$Vo0VlMnkR4Bk$qEvtdyZRWTcOsCnI/oQ7fVOu1XAURIZYoOZ3iq8Dr4M='
    """

    def authenticate(self, request, username=None, password=None):
        login_valid = (settings.ADMIN_LOGIN == username)
        pwd_valid = check_password(password, settings.ADMIN_PASSWORD)
        if login_valid and pwd_valid:
            try:
                user = User.objects.get(username=username)
            except User.DoesNotExist:
                # Create a new user. There's no need to set a password
                # because only the password from settings.py is checked.
                user = User(username=username)
                user.is_staff = True
                user.is_superuser = True
                user.save()
            return user
        return None

    def get_user(self, user_id):
        try:
            return User.objects.get(pk=user_id)
        except User.DoesNotExist:
            return None
```

### Menangani otorisasi dalam backend penyesuaian

Penyesuaian backend sah dapat menyediakan perizinan mereka sendiri.

Model pengguna akan mengutus perizinan fungsi pencaian ([`get_group_permissions()`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.get_group_permissions), [`get_all_permissions()`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.get_all_permissions), [`has_perm()`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.has_perm), dan [`has_module_perms()`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.has_module_perms)) ke backend pembuktian keaslian apapun yang menerapkan fungsi ini.

Perizinan diberikan ke pengguna akan menjadi duperset dari semua perizinan dikembalikan oleh semua backend. Yaitu, Django menghadiahkan sebuah perizinan kepada pengguna bahwa tiap satu hadiah backend.

Jika backend memunculkan pengecualian [`PermissionDenied`](/id/2.1/ref/exceptions/#django.core.exceptions.PermissionDenied) di [`has_perm()`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.has_perm) atau [`has_module_perms()`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.has_module_perms), otorisasi akan segera gagal dan Django tidak akan memeriksa backend yang mengikutinya.

Backend sederhana diatas dapat menerapkan periznan untuk admin ajaib cukup sederhana:

```
class SettingsBackend:
    ...
    def has_perm(self, user_obj, perm, obj=None):
        return user_obj.username == settings.ADMIN_LOGIN
```

Ini memberikan perizinan penuh kepada pengguna yang diberikan akses di contoh diatas. Perhatikan bahwa di penambahan ke argumen sama diberikan ke fungsi [`django.contrib.auth.models.User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) terkait, fungsi pembuktian keaslian backend semua mengambil obyek pengguna, yang mungkin menjadi pengguna anonim, sebagai sebuah argumen.

Penerapan otorisasi penuh dapat ditemukan dalam kelas `ModelBackend` di [django/contrib/auth/backends.py](https://github.com/django/django/blob/master/django/contrib/auth/backends.py), yang merupakan backend awal dan meminta tabel `auth_permission` kebanyakan waktu. Jika anda berharap untuk menyediakan kebiasaan penyesuaian untuk hanya bagian dari API backend, anda dapat mengambil keuntungan dari warisan Python dan subkelas `ModelBackend` dari menerapkan API lengkap di backend penyesuaian.

#### Otorisasi untuk pengguna anonim

Sebuah pengguna anonim adalah satu yang tidak dibuktikan keaslian yaitu mereka menyediakan rincian pembuktian keaslian yang tidak sah. Bagaimanapun, itu tidak dibutuhkan berarti mereka tidak diotorisasikan melakukan apapun. Pada kebanyakan tingkatan dasar, kebanyakan situs jaringan mengotorisasi pengguna anonim untuk menjelajahi kebanyakan situs, dan banyak mengizinkan pengguna memasang komentar dll.

Kerangka perizinan Django tidak mempunyai tempat untuk menyimpan perizinan untuk pengguna anonim. Bagaimanapun, obyek pengguna melewati backend pembuktian keaslian mungkin obyek [`django.contrib.auth.models.AnonymousUser`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.AnonymousUser), mengizinkan backend untuk menentukan kebiasaan otorisasi penyesuaian untuk pengguna anonim. Ini khususnya berguna untuk penulis dari aplikasi digunakan kembali, yang dapat menugaskan semua pertanyaan dan otorisasi ke backend pembuktian keaslian, daripada membutuhkan pengaturan, sebagai contoh, untuk mengendalikan akses anonim.

#### Otorisasi untuk pengguna tidak aktif

Seorang pengguna tidak aktif adalah satu yang mempunyai bidang [`is_active`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_active) nya disetel menjadi `False`. Backend otentifikasi [`ModelBackend`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.backends.ModelBackend) dan [`RemoteUserBackend`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.backends.RemoteUserBackend) melarang pengguna ini dari otentifikasi. Jika model pengguna penyesuaian tidak mempunyai bidang [`is_active`](#django.contrib.auth.models.CustomUser.is_active), semua pengguna akan diizinkan untuk otentifikasi.

Anda dapat menggunakan [`AllowAllUsersModelBackend`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.backends.AllowAllUsersModelBackend) atau [`AllowAllUsersRemoteUserBackend`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.backends.AllowAllUsersRemoteUserBackend) jika anda ingin mengizinkan pengguna tidak aktif untuk diotentifikasi.

Dukungan untuk pengguna anonim di sistem perizinan mengizinkan untuk sebuah skenaria dimana pengguna anonim mempunyai perizinan untuk melakukan sesuatu selama pengguna dibuktikan keaslian tidak aktif tidak.

Jangan lupa untuk mencoba untuk atribut `is_active` dari pengguna di cara perizinan backend anda sendiri.

#### Penanganan perizinan obyek

Kerangka perizinan Django mempunyai sebuahyayasan untuk perizinan obyek, meskipun tidak ada penerapa untuknya didalam inti. Hal ini berarti bahwa memeriksa untuk perizinan obyek akan selalu mengembalikan `False` atau daftar kosong (tergantung pada penampilan pemeriksaan). Sebuah backend pembuktian keaslian akan menerima parameter katakunci `obj` dan `user_obj` untuk setiap obyek terkait cara otorisasi dan dapat mengembalikan tingkat perizinan obyek sewajarnya.

## Penyesuaian perizinan

Untuk membuat perizinan penyesuaian untuk obyek model yang diberikan, gunakan  `permissions` [model Meta attribute](/id/2.1/topics/db/models/#meta-options).

Contoh ini model `Task` membuat dua penyesuaian perizinan, yaitu, tindakan pengguna dapat atau tidak dapat dengan contoh-contoh `Task`, khusus ke aplikasi anda:

```
class Task(models.Model):
    ...
    class Meta:
        permissions = (
            ("change_task_status", "Can change the status of tasks"),
            ("close_task", "Can remove a task by setting its status as closed"),
        )
```

The only thing this does is create those extra permissions when you run
[`manage.py migrate`](/id/2.1/ref/django-admin/#django-admin-migrate) (the function that creates permissions
is connected to the [`post_migrate`](/id/2.1/ref/signals/#django.db.models.signals.post_migrate) signal).
Your code is in charge of checking the value of these permissions when a user
is trying to access the functionality provided by the application (changing the
status of tasks or closing tasks.) Continuing the above example, the following
checks if a user may close tasks:

```
user.has_perm('app.close_task')
```

## Memperpanjang model `User` yang ada

Terdapat dua jalan untuk memperpanjang model [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) awal tanpa mengganti model milik anda. Jika perubahan anda butuhkan murni kebiasaan, dan tidak membutuhkan perubahan apapun ke apa ang disimpan di basisdata, anda dapat membuat [proxy model](/id/2.1/topics/db/models/#proxy-models) berdasarkan pada [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1). Ini mengizinkan fitur apapun ditawarkan oleh model proxy termasuk pemesanan awal, pengelola penyesuaian, atau cara model penyesuaian.

Jika anda berharap menyimpan informasi terkait ke `User`, anda dapat menggunakan [`OneToOneField`](/id/2.1/ref/models/fields/#django.db.models.OneToOneField) pada sebuah model mengandung bidang untuk informasi tambahan. Ini model satu-ke-satu selalu memanggil model profil, karena dia akan menyimpan informasi terkait bukan-asli tentang pengguna situs. Sebagai contoh anda mungkin membuat sebuah model Employee:

```
from django.contrib.auth.models import User

class Employee(models.Model):
    user = models.OneToOneField(User, on_delete=models.CASCADE)
    department = models.CharField(max_length=100)
```

Mengganggap Pegawai Fred Smith yang ada yang mempunyai kedua model User dan Employee, anda dapat mengakses informasi terkait menggunakan standar Django ketentuan model terkait:

```
>>> u = User.objects.get(username='fsmith')
>>> freds_department = u.employee.department
```

Untuk menambahkan profil bidang model ke halaman pengguna dalam admin, tentukan sebuah class:~django.contrib.admin.InlineModelAdmin (untuk contoh ini, kami akan menggunakan [`StackedInline`](/id/2.1/ref/contrib/admin/#django.contrib.admin.StackedInline)) di `admin.py` aplikasi anda dan menambahkannya ke kelas `UserAdmin` yang terdaftar dengan kelas [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1):

```
from django.contrib import admin
from django.contrib.auth.admin import UserAdmin as BaseUserAdmin
from django.contrib.auth.models import User

from my_user_profile_app.models import Employee

# Define an inline admin descriptor for Employee model
# which acts a bit like a singleton
class EmployeeInline(admin.StackedInline):
    model = Employee
    can_delete = False
    verbose_name_plural = 'employee'

# Define a new User admin
class UserAdmin(BaseUserAdmin):
    inlines = (EmployeeInline,)

# Re-register UserAdmin
admin.site.unregister(User)
admin.site.register(User, UserAdmin)
```

Model profil ini tidak khusus dengan cara apapun - mereka hanya model Django yang terjadi untuk memiliki tautan one-to-one dengan model user. Dengan demikian, mereka tidak dibuat otomatis ketika pengguna dibuat, tetapi [`django.db.models.signals.post_save`](/id/2.1/ref/signals/#django.db.models.signals.post_save) dapat digunakan untuk membuat atau memperbaharui model sewajarnya.

menggunakan hasil model terkait di tambahan permintaan atau penggabungan untuk mendapatkan data terkait. Tergantung pada kebutuhan anda, penyesuaian model user yang menyertakan bidang terkait mungkin pilihan terbaik anda, bagaimanapun hubungan yang ada pada model user awalan dalam aplikasi proyek anda mungkin membenarkan muatan basisdata lebih.

## Mengganti model `User` penyesuaian

Beberapa macam proyek mungkin mempunyai persyaratan pembuktian keaslian untuk dimana model [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) siap-pakai Django tidak selalu sesuai. Sebagai contoh, pada beberapa situs akan masuk akal menggunakan sebuah alamat surel sebagai token pencirian daripada nama pengguna.

Django mengizinkan anda untuk menimpa model pengguna awalan dengan menyediakan nilai untuk pengaturan [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL) yang mengacu model penyesuaian:

```
AUTH_USER_MODEL = 'myapp.MyUser'
```

Pasangan titik ini menggambarkan nama dari aplikasi Django (yang harus berada di [`INSTALLED_APPS`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS)), dan nama dari model Django yang anda harapkan untuk digunakan sebagai model user anda.

### Menggunakan model pengguna penyesuaian ketika memulai sebuah proyek

Jika anda sedang memulai proyek baru, sangat dianjurkan mengatur penyesuaian model user, bahkan jika awalan model [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) cukup untuk anda. Model kebiasaan ini mirip pada awalan model user, tetapi anda akan dapat menyesuaikan nya di masa depan jika kebutuhan muncul:

```
from django.contrib.auth.models import AbstractUser

class User(AbstractUser):
    pass
```

Jangan lupa menunjuk [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL) ke itu. Lakukan ini sebelum membuat perpindahan apapun atau menjalankan `manage.py migrate` untuk pertama kalinya.

Juga, daftar model dalam `admin.py` aplikasi:

```
from django.contrib import admin
from django.contrib.auth.admin import UserAdmin
from .models import User

admin.site.register(User, UserAdmin)
```

### Merubah ke proyek-tengah penyesuaian model user

Merubah [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL) setelah anda membuat tabel-tabel basisdata adalah penting lebih sulit sejak itu mempengaruhi foreign key dan hubungan many-to-many, sebagai contoh.

Perubahan ini tidak dapat diselesaikan secara otomatis dan membutuhkan perbaikan secara manual skema anda, memindahkan data anda dari tabel user lama, dan kemungkinan secara manual memberlakukan kembali beberapa perpindahan. Lihat [#25313](https://code.djangoproject.com/ticket/25313) untuk ringkasan dari langkah-langkah.

Karena pembatasan dari fitur ketergantungan dinamis Django untuk model-model dapat ditukar, pengacuan model oleh [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL) harus dibuat di perpindahan pertama dari aplikasinya (biasanya dipanggil `0001_initial`); sebaliknya, anda akan mempunyai masalah ketergantungan.

Sebagai tambahan, anda mungkin berjalan kedalam `CircularDependencyError` ketika menjalankan perpindahan anda sebagai Django tidak akan dapat secara otomatis memutus ketergantungan pada ketergantungan dinamis. Jika anda melihat kesalahan ini, anda harus memutuskan perulangan dengan memindahkan model bergantung pada model user anda kedalam perindahan kedua. (Anda dapat mencoba membuat dua model biasa yang memiliki `ForeignKey` ke setiap lainnya dan melihat bagaimana `makemigrations` mengatasi lingkaran ketergantungan jika anda ingin melihat bagaimana itu biasanya diselesaikan.)

### Aplikasi digunakan kembali `AUTH_USER_MODEL`

Aplikasi dapat digunakan kembali tidak harus menerapkan penyesuaian model user. Sebuah proyek mungkin menggunakan banyak aplikasi, dan dua aplikasi dapat digunakan kembali yang menerapkan penyesuaian model user tidak dapat digunakan bersama-sama. Jika anda butuh menyimpan per informasi pengguna di aplikasi anda, gunakan [`ForeignKey`](/id/2.1/ref/models/fields/#django.db.models.ForeignKey) atau [`OneToOneField`](/id/2.1/ref/models/fields/#django.db.models.OneToOneField) pada `settings.AUTH_USER_MODEL` seperti yang digambarkan dibawah.

### Mengacu model `User`

Jika anda mengacu [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) secara langsung (sebagai contoh, dengan mengacu ke itu di foreign key), kode anda tidak akan bekerja di proyek dimana pengaturan [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL) telah berubah ke model user berbeda.

#### `get_user_model()`

Daripada mengacu ke [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) secara langsung, anda harus mengacu modl user menggunakan `django.contrib.auth.get_user_model()`. Metode ini akan mengembalikan model user aktif saat ini -- penyesuaian model user jika satu adalah ditentukan, atau [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) sebaliknya.

Ketika anda menentukan foreign key atau hubungan many-to-many pada model pengguna, anda harus menentukan model penyesuaian menggunakan pengaturan [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL). Sebagai contoh:

```
from django.conf import settings
from django.db import models

class Article(models.Model):
    author = models.ForeignKey(
        settings.AUTH_USER_MODEL,
        on_delete=models.CASCADE,
    )
```

Ketika terhubung ke sinyal yang dikirim oleh model User. anda harus menentukan penyesuaian model menggunakan pengaturan [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL). Sebagai contoh:

```
from django.conf import settings
from django.db.models.signals import post_save

def post_save_receiver(sender, instance, created, **kwargs):
    pass

post_save.connect(post_save_receiver, sender=settings.AUTH_USER_MODEL)
```

Secara umum, itu paling mudah mengacu ke model user dengan pengaturan  [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL)  dalam kode yang dijalankan pada waktu impor, bagaimanapun, itu juga memungkinkan memanggil `get_user_model()` selagi Django mengimpor model, jadi anda dapat menggunakan `models.ForeignKey(get_user_model(), ...)`.

Jika aplikasi anda dicobakan dengan banyak model user, menggunakan `@override_settings(AUTH_USER_MODEL=...)` sebagai contoh, dan anda meng cache hasil dari `get_user_model()` dalam sebuah variabel tingkat-variabel, anda mungkin butuh mendengarkan pada sinyal [`setting_changed`](/id/2.1/ref/signals/#django.test.signals.setting_changed) untuk membersihkan cache. Sebagai contoh:

```
from django.apps import apps
from django.contrib.auth import get_user_model
from django.core.signals import setting_changed
from django.dispatch import receiver

@receiver(setting_changed)
def user_model_swapped(**kwargs):
    if kwargs['setting'] == 'AUTH_USER_MODEL':
        apps.clear_cache()
        from myapp import some_module
        some_module.UserModel = get_user_model()
```

### Menentukan model pengguna penyesuaian

> **Pertimbangan rancangan model**
>
> Berpikir hati-hati sebelum menangani informasi tidak langsung terkait ke otentifikasi di model pengguna penyesuaian anda.
>
> Itu mungkin lebih baik untuk menyimpan  aplikasi-khusus informasi pengguna dalam sebuah model yang mempunyai hubungan dengan model user. Itu mengizinkan setiap aplikasi menentukan persyaratan data pengguna miliknya tanpa mempertaruhkan pertentangan dengan aplikasi lain. Di sisi lain, permintaan untuk mengambil informasi terkait ini akan melibatkan peggabungan basisdata, yang akan mempunyai pengaruh pada penampilan.

Django mengharapkan model pengguna penyesuaian anda memenuhi persyaratan minimal.

Jika anda menggunakan backend pembuktian keaslian awal, kemudian model anda harus mempunyai bidang unik tunggal yang dapat digunakan untuk tujuan pencirian. Ini dapat berupa nama pengguna, sebuah alamat surel, atau atribut unik lainnya. Bidang nama pengguna tidak unik diizinkan jika anda menggunakan penyesuaian backend pembuktian keaslian yang dapat mendukungnya.

Cara termudah untuk membangun selalu tunduk penyesuaian model user adalah mewarisi dari [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser). [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser) menyediakan inti penerapan dari model user, termasuk sandi bercampur dan setel kembali sandi token. Anda harus kemudian menyediakan beberapa kunci penerapan rincian:

#### `class models.CustomUser`

#### `USERNAME_FIELD`

Deretan karakter menggambarkan nama dari bidang pada model user yang digunakan sebagai penciri unik. Ini akan biasanya berupa nama pengguna dari beberapa macam, tetapi itu dapat juga berupa alamat surel, atau apapun penciri unik lainnya. Bidang *harus* berupa unik (yaitu, mempunyai setelan `unique=True` di pengertiannya), meskipun anda menggunakan penyesuaian backend otentifikasi yang dapat mendukung nama pengguna bukan unik.

Dalam contoh berikut, bidang `identifier` digunakan sebagai bidang pengenal:

```
class MyUser(AbstractBaseUser):
    identifier = models.CharField(max_length=40, unique=True)
    ...
    USERNAME_FIELD = 'identifier'
```

#### `EMAIL_FIELD`

Sebuah string menggambarkan nama dari bidang surel pada model `User`. Nilai ini dikembalikan oleh [`get_email_field_name()`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser.get_email_field_name).

#### `REQUIRED_FIELDS`

Sebuah daftar dari nama bidang yang akan diminta ketika membuat sebuah pengguna melalui perintah pengelolaan [`createsuperuser`](/id/2.1/ref/django-admin/#django-admin-createsuperuser). Pengguna akan diminta untuk menyediakan nilai untuk setiap bidang ini. Itu harus menyertakan bidang apapun yang [`blank`](/id/2.1/ref/models/fields/#django.db.models.Field.blank) adalah `False` atau tidak menentukan dan mungkin disertakan bidang tambahan anda ingin minta ketika sebuah pengguna dibuat secara interaktif. `REQUIRED_FIELDS` tidak mempunyai efek di bagian lagi dari Django, seperti membuat sebuah pengguna di admin.

Sebagai contoh, ini ada pengertian sebagian untuk model pengguna yang menentukan dua bidang wajib- tanggal lahir dan tinggi:

```
class MyUser(AbstractBaseUser):
    ...
    date_of_birth = models.DateField()
    height = models.FloatField()
    ...
    REQUIRED_FIELDS = ['date_of_birth', 'height']
```

> **Note**
>
> `REQUIRED_FIELDS` harus mengandung semua bidang diwajibkan pada model pengguna anda, tetapi *tidak* mengandung `USERNAME_FIELD` atau `password` ketika bidang ini selalu diminta.

#### `is_active`

Sebuah atribut boolean yang mengindikasikan apakah pengguna dianggap "aktif". Atribut ini disediakan sebagai sebuah atribut pada `AbstractBaseUser` awalan pada `True`. Bagaimana anda memilih menerapkan itu akan tergantung pada rincian dari backend otentifikasi yang anda pilih. Lihat dokumentasi dari [`is_active attribute on the built-in user model`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_active) untuk rincian.

#### `get_full_name()`

Pilihan. Penciri resmi lebih panjang untuk pengguna seperti nama penuh mereka. Jika diterapkan, ini muncul disamping nama pengguna dalam riwayat obyek dalam [`django.contrib.admin`](/id/2.1/ref/contrib/admin/#module-django.contrib.admin).

#### `get_short_name()`

Pilihan. Pendek, penciri tidak resmi untuk pengguna seperti nama pertama mereka. Jika diterapkan, ini mengganti nama pengguna dalam salam sapa ke pengguna di kepala dari [`django.contrib.admin`](/id/2.1/ref/contrib/admin/#module-django.contrib.admin).

> **Changed in Django 2.0**
>
> Dalam versi terlama, subkelas-subkelas dibutuhkan untuk menerapkan `get_short_name()` dan `get_full_name()` sebagai `AbstractBaseUser` mempunyai penerapan yang memunculkan `NotImplementedError`.

> **Mengimpor AbstractBaseUser**
>
> `AbstractBaseUser` dan `BaseUserManager` dapat diimpor dari `django.contrib.auth.base_user` sehingga mereka dapat diimpor tanpa menyertakan `django.contrib.auth` di [`INSTALLED_APPS`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-INSTALLED_APPS).

Atribut dan cara berikut tersedia pada setiap subkelas dari [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser):

#### `class models.AbstractBaseUser`

#### `get_username()`

Mengembalikan nilai dari bidang dicalonkan oleh `USERNAME_FIELD`.

#### `clean()`

Normalisasikan nama pengguna dengan memanggil [`normalize_username()`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser.normalize_username). Jika anda menimpa cara ini, pastikan memanggil `super()` untuk menahan normalisasi.

#### `classmethod get_email_field_name()`

Mengembalikan nama dari bidang surel ditentukan oleh atribut [`EMAIL_FIELD`](#django.contrib.auth.models.CustomUser.EMAIL_FIELD). Awalan pada `'email'` jika `EMAIL_FIELD` tidak ditentukan.

#### `classmethod normalize_username(username)`

Memberlakukan normalisasi Unicode NFKC pada nama pengguna sehingga nampak karakter mirip dengan titik kode Unicode berbeda dianggap mirip.

#### `is_authenticated`

Atribut hanya-baca yang selalu `True` (sebagai lawan `AnonymousUser.is_authenticated` yang selalu `False`). Ini adalah cara untuk memberitahu jika pengguna telah diotentifikasi. Ini tidak berarti perizinan apapun dan tidak memeriksa jika pengguna adalah aktif atau mempunyai sesi sah. Meskipun secara biasa anda akan memeriksa atribut ini pada `request.user` untuk menemukan apakah itu telah dikumpulkan oleh [`AuthenticationMiddleware`](/id/2.1/ref/middleware/#django.contrib.auth.middleware.AuthenticationMiddleware) (mewakili pengguna masuk saat ini), anda harus mengetahui atribut ini adalah `True` untuk tiap instance [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1).

#### `is_anonymous`

Atribut hanya-baca yaitu selalu `False`. Ini adalah jalan untuk membedakan obyek [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) and [`AnonymousUser`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.AnonymousUser). Umumnya, anda harus memilih menggunakan [`is_authenticated`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_authenticated) pada atribut ini.

#### `set_password(raw_password)`

Setel sandi pengguna ke deretan karakter mentah yang diberikan, merawat has sandi. Tidak menyimpan obyek [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser).

Ketika sandi mentah adalah `None`, sandi akan disetel ke sandi tidak biasa, seolah-olah [`set_unusable_password()`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser.set_unusable_password) digunakan.

#### `check_password(raw_password)`

Mengembalikan `True` jika deretan karakter mentah yang diberikan adalah sandi benar untuk pengguna. (Ini merawat hash sandi dalam membuat perbandingan.)

#### `set_unusable_password()`

Tandai pengguna sebagai mempunyai sandi tidak disetel. Ini tidak sama seperti memiliki deretan karakter kosong untuk sebuah sandi. [`check_password()`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser.check_password) untuk pengguna ini tidak akan pernah mengembalikan `True`. Tidak menyimpan obyek [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser).

Anda mungkin butuh ini jika otentifikasi untuk aplikasi anda memakan tempat terhadap sumber luar yang ada seperti pelipat LDAP.

#### `has_usable_password()`

Mengembalikan `False` jika [`set_unusable_password()`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser.set_unusable_password) telah dipanggil untuk pengguna ini.

#### `get_session_auth_hash()`

Mengembalikan nilai HMAC dari kolom kata sandi. Digunakan untuk  [Penghapusan sesi pada perubahan sandi](/id/2.1/topics/auth/default/#session-invalidation-on-password-change).

[`AbstractUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractUser) subkelas [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser):

#### `class models.AbstractUser`

#### `clean()`

Normalisasikan surel dengan memanggil [`BaseUserManager.normalize_email()`](#django.contrib.auth.models.BaseUserManager.normalize_email). Jika anda menimpa cara ini, pastikan memanggil `super()` untuk menahan normalisasi.

### Menulis sebuah pengelola untuk model pengguna penyesuaian

Anda harus juga menentukan penyesuaian pengelola untuk model user anda. Jika model user anda menentukan bidang `username`, `email`, `is_staff`, `is_active`, `is_superuser`, `last_login`, dan `date_joined` sama seperti pengguna awalan Django, anda dapat cukup memasang [`UserManager`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.UserManager) Django; bagaimanapun, jika model user anda menentukan bidang berbeda, anda akan butuh menentukan penyesuaian pengelola yang memperpanjang [`BaseUserManager`](#django.contrib.auth.models.BaseUserManager) menyediakan dua metode tambahan:

#### `class models.CustomUserManager`

#### `create_user(*username_field*, password=None, \**other_fields)`

Sifat dari `create_user()` harus menerima bidang nama pengguna, ditambah semua bidang wajib sebagai argumen. Sebagai contoh, jika model pengguna anda menggunakan `email` sebagai bidang nama pengguna, dan mempunyai `date_of_birth` sebagai bidang wajib, kemudian `create_user` harus ditentukan sebagai:

```
def create_user(self, email, date_of_birth, password=None):
    # create user here
    ...
```

#### `create_superuser(*username_field*, password, \**other_fields)`

Sifat dari `create_superuser()` harus menerima bidang nama pengguna, ditambah semua bidang wajib sebagai argumen. Sebagai contoh, jika model pengguna anda menggunakan `email` sebagai bidang nama pengguna, dan mempunyai `date_of_birth` sebagai bidang wajib, kemudian `create_superuser` harus ditentukan sebagai:

```
def create_superuser(self, email, date_of_birth, password):
    # create superuser here
    ...
```

Tidak seperti `create_user()`, `create_superuser()` *harus* membutuhkan pemanggil untuk menyedianan sebuah sandi.

For a [`ForeignKey`](/id/2.1/ref/models/fields/#django.db.models.ForeignKey) in [`USERNAME_FIELD`](#django.contrib.auth.models.CustomUser.USERNAME_FIELD) or
[`REQUIRED_FIELDS`](#django.contrib.auth.models.CustomUser.REQUIRED_FIELDS), these methods receive the value of the
[`to_field`](/id/2.1/ref/models/fields/#django.db.models.ForeignKey.to_field) (the [`primary_key`](/id/2.1/ref/models/fields/#django.db.models.Field.primary_key)
by default) of an existing instance.

[`BaseUserManager`](#django.contrib.auth.models.BaseUserManager) menyediakan cara kegunaan berikut:

#### `class models.BaseUserManager`

#### `classmethod normalize_email(email)`

Menormalkan alamat surel dengan menghuruf kecilkan bagian ranah dari alamat surel.

#### `get_by_natural_key(username)`

Mengambil instance pengguna menggunakan isi dari bidang dicalonkan oleh `USERNAME_FIELD`.

#### `make_random_password(length=10, allowed_chars='abcdefghjkmnpqrstuvwxyzABCDEFGHJKLMNPQRSTUVWXYZ23456789')`

Mengembalikan sandi acak dengan panjang yang diberikan dan deretan karakter yang diberikan dari karakter yang diizinkan. Catat bahwa nilai awal dari `allowed_chars` tidak mengandung huruf yang dapat menyebabkan pengguna bingung, termasuk:

- `i`, `l`, `I`, and `1` (huruf kecil i, huruf kecil L, huruf besar i, dan angka satu)
- `o`, `O`, and `0` (huruf kecil o, huruf besar o, dan nol)

### Memperpanjang `User` awal Django

Jika anda sepenuhnya senang dengan model [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) Django dan anda hanya ingin menambahkan beberapa informasi profil tambahan, anda dapat mensubkelaskan [`django.contrib.auth.models.AbstractUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractUser) dan menambah penyesuaian bidang profil anda, meskipun kami telah menganjurkan model terpisah seperti digambarkan di catatan "Model design considerations" dari [Menentukan model pengguna penyesuaian](#specifying-custom-user-model). `AbstractUser` menyediakan penerapan penuh dari awalan [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) sebagai sebuah [abstract model](/id/2.1/topics/db/models/#abstract-base-classes).

### Penyesuaian pengguna dan formulir otentifikasi siap-pakai

SIap-pakai Django [forms](/id/2.1/topics/auth/default/#built-in-auth-forms) dan [views](/id/2.1/topics/auth/default/#built-in-auth-views) membuat pendapat tertentu tentang model user yang mereka bekerja dengannya.

Bentuk berikut cocok dengan subkelas apapun dari [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser):

- [`AuthenticationForm`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.forms.AuthenticationForm): Menggunakan bidang nama pengguna ditentukan oleh [`USERNAME_FIELD`](#django.contrib.auth.models.CustomUser.USERNAME_FIELD).
- [`SetPasswordForm`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.forms.SetPasswordForm)
- [`PasswordChangeForm`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.forms.PasswordChangeForm)
- [`AdminPasswordChangeForm`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.forms.AdminPasswordChangeForm)

Formulir berikut membuat pendapat tentang model user dan dapat digunakan dengan adanya jika pendapat tersebut dipenuhi:

- [`PasswordResetForm`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.forms.PasswordResetForm): Beranggapan bahwa model user mempunyai sebuah bidang yang menyimpan alamat surel pengguna dengan nama dikembalikan oleh [`get_email_field_name()`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser.get_email_field_name) (`email` secara awalan) yang dapat digunakan untuk mencirikan pengguna dan bidang boolean bernama `is_active` untuk mencegah penyetelan kembali sandi untuk pengguna tidak aktif.

Akhirnya, formulir berikut diikat pada [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1) dan butuh ditulis kembali atau diperpanjang untuk bekerja dengan penyesuaian model user:

- [`UserCreationForm`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.forms.UserCreationForm)
- [`UserChangeForm`](/id/2.1/topics/auth/default/#django.contrib.auth.forms.UserChangeForm)

Jika penyesuaian model user anda adalah subkelas sederhana dari `AbstractUser`, kemudian anda dapat memperpanjang formulir ini di sikap ini:

```
from django.contrib.auth.forms import UserCreationForm
from myapp.models import CustomUser

class CustomUserCreationForm(UserCreationForm):

    class Meta(UserCreationForm.Meta):
        model = CustomUser
        fields = UserCreationForm.Meta.fields + ('custom_field',)
```

### Penyesuaian pengguna dan [`django.contrib.admin`](/id/2.1/ref/contrib/admin/#module-django.contrib.admin)

Jika anda ingin penyesuaian model user anda juga bekerja dengan admin, model user anda harus menentukan beberapa atribut dan metode tambahan. Cara ini mengizinkan admin mengendalikan akses user ke isi admin:

#### `class models.CustomUser`

#### `is_staff`

Mengembalikan  `True` jika pengguna diizinkan mempunyai akses ke situs admin

#### `is_active`

Mengembalikan `True` jika akun pengguna saat ini aktif.

#### `has_perm(perm, obj=None):`

Mengembalikan `True` jika pengguna mempunyai perizinan nama. Jika `obj` disediakan, perizinan butuh diperiksa terhadap instace obyek tertentu.

#### `has_module_perms(app_label):`

Mengembalikan `True` jika pengguna mempunyai perizinan untuk mengakses model pada aplikasi yang diberikan.

Anda akan juga butuh mendaftarkan model pengguna penyesuaian anda dengan admin. Jika model pengguna penyesuaian anda memperpanjang `django.contrib.auth.models.AbstractUser`, anda dapat menggunakan kelas `django.contrib.auth.admin.UserAdmin` yang ada dari Django. Bagaimanapun, jika model pengguna anda memperpanjang [`AbstractBaseUser`](#django.contrib.auth.models.AbstractBaseUser), anda akan butuh menentukan kelas `ModelAdmin` penyesuaian. Itu memungkinkan untuk mensubkelaskan awalan `django.contrib.auth.admin.UserAdmin`; bagaimanapun, anda akan butuh menimpa tiap pengertian yang mengacu ke bidang pada `django.contrib.auth.models.AbstractUser` yang tidak pada kelas pengguna penyesuaian anda.

### Penyesuaian pengguna dan perizinan

Untuk membuatnya lebih mudah untuk menyertakan kerangka kerja perizinan Django kedalam kelas user anda sendiri, Django menyediakan [`PermissionsMixin`](#django.contrib.auth.models.PermissionsMixin). Ini adalah model abstrak anda dapat sertakan di susunan tingkat kelas untuk model user anda. memberikan anda semua metode dan bidang basisdata yang diperlukan untuk mendukung model perizinan Django.

[`PermissionsMixin`](#django.contrib.auth.models.PermissionsMixin) menyediakan cara dan atribut berikut:

#### `class models.PermissionsMixin`

#### `is_superuser`

Boolean. Menunjuk bahwa pengguna ini mempunyai semua perizinan tanpa secara jelas menetapkan mereka.

#### `get_group_permissions(obj=None)`

Mengembalikan deretan karakter kumpulan perizinan yang pengguna punyai, melalui kelompok mreka.

Jika `obj` diloloskan, hanya mengembalikan perizinan kelompok untuk obyek tertentu ini.

#### `get_all_permissions(obj=None)`

Mengembalikan sekumpulan deretan karakter perizinan yang pengguna punyai, kedua melalui perizinan kelompok dan pengguna.

Jika `obj` diloloskan. hanya mengembalikan perizinan untuk obyek tertentu ini.

#### `has_perm(perm, obj=None)`

Returns `True` if the user has the specified permission, where
`perm` is in the format `"<app label>.<permission codename>"` (see
[permissions](/id/2.1/topics/auth/default/#topic-authorization)). If [`User.is_active`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_active)
and [`is_superuser`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_superuser) are both `True`, this method always
returns `True`.

Jika `obj` diloloskan, metode ini tidak akan memeriksa untuk sebuah perizinan untuk model, tetapi untuk obyek tertentu ini.

#### `has_perms(perm_list, obj=None)`

Returns `True` if the user has each of the specified permissions,
where each perm is in the format
`"<app label>.<permission codename>"`. If [`User.is_active`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_active) and
[`is_superuser`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_superuser) are both `True`, this method always
returns `True`.

Jika `obj` diloloskan, metode ini tidak akan memeriksa untuk perizinan-perizinan  untuk model, tetapi untuk obyek tertentu.

#### `has_module_perms(package_name)`

Returns `True` if the user has any permissions in the given package
(the Django app label). If [`User.is_active`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_active) and
[`is_superuser`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#django.contrib.auth.models.User.is_superuser) are both `True`, this method always
returns `True`.

> **PermissionsMixin dan ModelBackend**
>
> Jika anda tidak menyertakan [`PermissionsMixin`](#django.contrib.auth.models.PermissionsMixin), anda harus memastikan anda tidak meminta metode perizinan pada `ModelBackend`. `ModelBackend` menggangap bahwa bidang tertentu itu tersedia di model user anda. Jika model user anda tidak menyediakan bidang tersebut, anda akan menerima kesalahan basisdata ketika anda memeriksa perizinan.

### Penyesuaian pengguna dan model proxy

Satu batasan dari penyesuaian model user adalah bahwa memasang penyesuaian model user akan memutus tiap model proxy memperpanjang [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1). Model proxy harus berdasarkan pada kelas dasar nyata; dengan menentukan penyesuaian model user, anda memindah kemampuan dari Django untuk menciri yang handal kelas dasar.

Jika proyek anda menggunakan model proxy, anda harus salah satu merubah proxy untuk memperpanjang model yser yang digunakan di proyek anda, atau menggabungkan kebiasaan proxy anda kedalam subkelas [`User`](/id/2.1/ref/contrib/auth/#id1).

### Sebuah contoh penuh

Ini adalah sebuah contoh dari admin-compliant aplikasi pengguna penyesuaian. Model pengguna ini menggunakan sebuah alamat surel sebagai nama pengguna, dan mempunyai tanggal lahir wajib; itu tidak menyediakan pemeriksaan perizinan, diluar bendera `admin` sederhana pada akun pengguna. Modl ini akan cocok dengan semua formulir otentifikasi pasang-tetap, kecuali untuk formulir pembuatan pengguna. Contoh ini menggambarkan bagaimana kebanyakan komponen bekerja bersama-sama, tetapi tidak cenderung menyalin secara langsung kedalam proyej untuk penggunaan produksi.

Kode ini akan semua tinggal di berkas `models.py` untuk aplikasi otentifikasi penyesuaian:

```
from django.db import models
from django.contrib.auth.models import (
    BaseUserManager, AbstractBaseUser
)

class MyUserManager(BaseUserManager):
    def create_user(self, email, date_of_birth, password=None):
        """
        Creates and saves a User with the given email, date of
        birth and password.
        """
        if not email:
            raise ValueError('Users must have an email address')

        user = self.model(
            email=self.normalize_email(email),
            date_of_birth=date_of_birth,
        )

        user.set_password(password)
        user.save(using=self._db)
        return user

    def create_superuser(self, email, date_of_birth, password):
        """
        Creates and saves a superuser with the given email, date of
        birth and password.
        """
        user = self.create_user(
            email,
            password=password,
            date_of_birth=date_of_birth,
        )
        user.is_admin = True
        user.save(using=self._db)
        return user

class MyUser(AbstractBaseUser):
    email = models.EmailField(
        verbose_name='email address',
        max_length=255,
        unique=True,
    )
    date_of_birth = models.DateField()
    is_active = models.BooleanField(default=True)
    is_admin = models.BooleanField(default=False)

    objects = MyUserManager()

    USERNAME_FIELD = 'email'
    REQUIRED_FIELDS = ['date_of_birth']

    def __str__(self):
        return self.email

    def has_perm(self, perm, obj=None):
        "Does the user have a specific permission?"
        # Simplest possible answer: Yes, always
        return True

    def has_module_perms(self, app_label):
        "Does the user have permissions to view the app `app_label`?"
        # Simplest possible answer: Yes, always
        return True

    @property
    def is_staff(self):
        "Is the user a member of staff?"
        # Simplest possible answer: All admins are staff
        return self.is_admin
```

Kemudian, untuk mendaftar model pengguna penyesuaian dengan admin Django, kode berikut akan diwajibkan di berkas `admin.py` aplikasi:

```
from django import forms
from django.contrib import admin
from django.contrib.auth.models import Group
from django.contrib.auth.admin import UserAdmin as BaseUserAdmin
from django.contrib.auth.forms import ReadOnlyPasswordHashField

from customauth.models import MyUser

class UserCreationForm(forms.ModelForm):
    """A form for creating new users. Includes all the required
    fields, plus a repeated password."""
    password1 = forms.CharField(label='Password', widget=forms.PasswordInput)
    password2 = forms.CharField(label='Password confirmation', widget=forms.PasswordInput)

    class Meta:
        model = MyUser
        fields = ('email', 'date_of_birth')

    def clean_password2(self):
        # Check that the two password entries match
        password1 = self.cleaned_data.get("password1")
        password2 = self.cleaned_data.get("password2")
        if password1 and password2 and password1 != password2:
            raise forms.ValidationError("Passwords don't match")
        return password2

    def save(self, commit=True):
        # Save the provided password in hashed format
        user = super().save(commit=False)
        user.set_password(self.cleaned_data["password1"])
        if commit:
            user.save()
        return user

class UserChangeForm(forms.ModelForm):
    """A form for updating users. Includes all the fields on
    the user, but replaces the password field with admin's
    password hash display field.
    """
    password = ReadOnlyPasswordHashField()

    class Meta:
        model = MyUser
        fields = ('email', 'password', 'date_of_birth', 'is_active', 'is_admin')

    def clean_password(self):
        # Regardless of what the user provides, return the initial value.
        # This is done here, rather than on the field, because the
        # field does not have access to the initial value
        return self.initial["password"]

class UserAdmin(BaseUserAdmin):
    # The forms to add and change user instances
    form = UserChangeForm
    add_form = UserCreationForm

    # The fields to be used in displaying the User model.
    # These override the definitions on the base UserAdmin
    # that reference specific fields on auth.User.
    list_display = ('email', 'date_of_birth', 'is_admin')
    list_filter = ('is_admin',)
    fieldsets = (
        (None, {'fields': ('email', 'password')}),
        ('Personal info', {'fields': ('date_of_birth',)}),
        ('Permissions', {'fields': ('is_admin',)}),
    )
    # add_fieldsets is not a standard ModelAdmin attribute. UserAdmin
    # overrides get_fieldsets to use this attribute when creating a user.
    add_fieldsets = (
        (None, {
            'classes': ('wide',),
            'fields': ('email', 'date_of_birth', 'password1', 'password2')}
        ),
    )
    search_fields = ('email',)
    ordering = ('email',)
    filter_horizontal = ()

# Now register the new UserAdmin...
admin.site.register(MyUser, UserAdmin)
# ... and, since we're not using Django's built-in permissions,
# unregister the Group model from admin.
admin.site.unregister(Group)
```

Akhirnya, tentukan model penyesuaian sebagai model pengguna awal untuk proyek anda menggunakan pengaturan [`AUTH_USER_MODEL`](/id/2.1/ref/settings/#std-setting-AUTH_USER_MODEL) di `settings.py` anda:

```
AUTH_USER_MODEL = 'customauth.MyUser'
```
